Dulu Ajak Pelajar Turun Demo ke Jalan, Kini TikTokers Figha Lesmana Minta Maaf: Saya Janji Tidak Ulangi
Sosok TikTokers Figha Lesmana buka suara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik, juga kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Permintaan maaf itu disampaikan setelah pernyataannya beberapa waktu lalu menuai sorotan dan menuai polemik.
Dalam pernyataannya, Figha mengaku menyesal atas unggahan dan pernyataannya di media sosial yang dinilai menyinggung institusi kepolisian. Ia juga berterima kasih kepada Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri beserta jajaran penyidik yang telah memberikan kesempatan untuk bertemu dengan anaknya.
“Saya, Figha Lesmana, mau menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia, terutama kepada Kepolisian RI atas pernyataan yang saya buat beberapa waktu lalu,” ujar Figha dikutip Kamis, 9 Oktober 2025.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya akan mematuhi proses hukum yang berlaku dan tidak akan mengulangi kesalahannya.
“Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi dan akan patuh kepada hukum. Terima kasih,” katanya lagi.
Sebelumnya diberitakan, sosok TikTokers Figa Lesmana yang jadi tersangka buntut konten provokatif yang mengajak pelajar hingga mahasiswa turun ke jalan dalam aksi unjuk rasa berujung ricuh di Jakarta, akhir Agustus 2025 lalu, ditangguhkan penahanannya.
"Bahwa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah melakukan penangguhan, penahanan terhadap tersangka FL," kata Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri, Kamis 9 Oktober 2025.
Untuk diketahui, sosok TikTokers Figha Lesmana kini harus berurusan dengan polisi. Ia ditangkap Polda Metro Jaya buntut konten provokatif yang mengajak pelajar hingga mahasiswa turun ke jalan dalam aksi unjuk rasa berujung ricuh di Jakarta, akhir Agustus 2025 lalu.
“FL (admin akun T @FG, peran dengan live medsos mengajak pelajar untuk turun pada tanggal 25 Agustus 2025,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi, Kamis, 4 September 2025.
Tak main-main, unggahan Figha disebut sudah ditonton hingga 10 juta kali. Dalam kontennya, ia bukan hanya menyerukan pelajar SMK dan mahasiswa turun aksi, tetapi juga menyeret influencer agar ikut bersuara. Bahkan, ia lantang menyuarakan pembubaran DPR dan desakan agar Menteri Keuangan Sri Mulyani turun.