Jalan Karier Mykhailo Mudryk: Winger 100 Juta Euro, Kini Pilih Jadi Atlet Lari
Mykhailo Mudryk dikabarkan memilih profesi baru setelah mendapat sanksi larangan bermain akibat kasus doping.
Selama menunggu hasil tes, muncul kabar bahwa Mudryk akan beralih menjadi atlet lari untuk memperkuat timnya di Olimpiade 2028 yang akan diadakan di Los Angeles.
Laporan dari Marca mengatakan Mudryk telah bergabung dengan pelatihan tim lari cepat nasional Ukraina di bawah bimbingan mantan atlet Olimpiade.
Kabar tersebut semakin mencuat pasalnya ia sudah tidak lagi berlatih di Chelsea.
Selain itu, rumor mengenai peralihan kariernya semakin menguat, terutama karena potensi fisiknya yang dianggap cocok untuk olahraga atletik.
Potensi atletik memang sudah tampak sejak ia debut di Chelsea. Kecepatannya saat bermain terlihat paling menonjol dari pemain lain.
Diboyong Chelsea 100 Juta Euro
Chelsea rela menggelontorkan 100 juta uero atau setara Rp1,63 triliun untuk menggaet Mykhailo Mudryk dari Shakhtar Donetsk pada awal 2023 lalu.
Mudryk merupakan proyek jangka panjang Chelsea dengan durasi kontrak selama 8,5 tahun hingga 2031.
Penampilan apiknya bersama Shakhtar Donetsk menarik perhatian sejumlah klub besar di Inggris termasuk Chelsea.
Sebelumnya ia sempat dikaitkan dengan Arsenal sebelum memilih hengkang ke Chelsea.
Mudryk telah melakoni 53 laga bersama Chelsea dan mencetak 5 gol sejak musim 2023-2024.
Kali terakhir ia membela Chelsea adalah kala menghadapi Heidenheim di UEFA Conference League pada November 2025.
Terjerat Kasus Doping
Gagal bersinar di Chelsea, Mudryk semakin terpuruk usai terjerat kasus dopping yang membuatnya dilarang merumput di kompetisi resmi.
Mudryk didakwa pelanggaran doping pada Juni 2025 oleh federasi sepak bola Inggris (FA) sehingga ia dilarang bermain selama beberapa waktu.
Kasus doping ini terjadi saat Mudryk membela Timnas Ukraina pada jeda internasional bulan November 2024.
Mengutip dari A Bola, Mudryk kabarnya mendapat suntikan sel punca saat pemusatan latihan dari fisioterapis Timnas Ukraina, Igor Porobiya, untuk regenerasi jaringan tubuhnya.
Akibat suntikan tersebut, zat meldonium terdeteksi dalam tubuh Mudryk dan membuatnya dijatuhi skors.
Menurut kabar terbaru, pemain berusia 24 tahun tersebut sedang menunggu hasil dari sampel B terkait kasusnya.
Keputusan akhir mengenai masa depannya kini bergantung pada hasil sampel B, yang jika positif, dapat mengakibatkan ia absen hingga empat tahun ke depan.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.