Evakuasi Ponpes Al Khoziny: Petugas Temukan Mobil Mercy Rusak Parah Tertimpa Reruntuhan
Sebuah mobil mewah Mercedes-Benz (Mercy) ditemukan dalam kondisi ringsek setelah tertimpa reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo.
Mobil tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan setelah proses panjang menggunakan alat berat.
Mobil berwarna hitam itu ditemukan di samping rumah pengasuh ponpes dalam kondisi rusak parah dan nyaris tidak berbentuk.
Lokasi mobil berada di sebelah timur bangunan musala yang ambruk pada Senin (29/9/2025). Karena tertimbun reruntuhan cukup dalam, posisi mobil tidak langsung terlihat oleh warga.
Evakuasi mobil dilakukan oleh petugas gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Basarnas, BPBD, dan BPKP.
Setelah berhasil dievakuasi, mobil langsung dinaikkan ke truk dan dipindahkan ke lokasi aman untuk penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, belum diketahui secara pasti tipe, nomor polisi dan pemilik mobil Mercy tersebut.
Berdasarkan keterangan warga, mobil itu terparkir di samping rumah pengasuh ponpes saat musala ambruk.
Bagaimana Perkembangan Evakuasi Korban?
Sementara itu, proses evakuasi korban dari reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny masih terus berlangsung hingga Minggu (5/10/2025).
Berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia mencapai 34 orang dari total 138 korban yang sudah ditemukan.
Dari jumlah tersebut, 104 orang dinyatakan selamat, dan lima korban telah berhasil teridentifikasi di RS Bhayangkara Surabaya.
Direktur Operasi BNPB, Laksamana TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa pada hari keenam pencarian, tim berhasil mengevakuasi 12 korban, termasuk satu bagian tubuh. “Di hari keenam pencarian terdapat 11 korban dan satu body part berhasil diekstraksi,” kata Yudhi.
Beberapa korban ditemukan dalam kondisi tubuh tidak utuh akibat terhimpit material bangunan. Petugas menegaskan bahwa kerusakan tubuh bukan disebabkan oleh penggunaan alat berat.
Memasuki hari ketujuh, petugas masih fokus membersihkan puing-puing di sisi utara bangunan, khususnya bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menyebutkan bahwa progres evakuasi telah mencapai sekitar 60 persen.
“Hampir seluruh bagian runtuhan di sektor A4 sudah disingkirkan. Kini kami bergerak ke bagian tengah, yaitu A3 dan A2,” ujar Nanang. Menurutnya, sebagian besar korban diduga tertimbun di sektor A4, lokasi utama musala tempat para santri sedang melaksanakan salat Ashar saat kejadian.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dan Kompas.com dengan judul "Update Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk: Total 34 Meninggal, 104 Selamat".