Mushala Ponpes Al Khoziny Ambruk: 103 Orang Selamat, 5 Korban Meninggal Dunia

Ponpes Al Khoziny, ponpes al khoziny ambruk, Mushala Ambruk, santri al khoziny, ponpes al khoziny buduran sidoarjo, Mushala Al-Khoziny, ponpes al khozini roboh, Mushala Ponpes Al Khoziny Ambruk: 103 Orang Selamat, 5 Korban Meninggal Dunia

Proses evakuasi korban reruntuhan mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur masih berlangsung.

Bangunan yang difungsikan sebagai mushala tiga lantai di area asrama putra Ponpes Al Khoziny Sidoarjo mengalami ambruk dan menimpa para santri saat sedang melakukan salat Ashar sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (29/9/2025).

Sebelumnya, tim SAR gabungan mengevakuasi 11 korban. Tiga diantaranya dalam kondisi meninggal dunia.

Mereka adalah Maulana Affan Ibrahimafic (15) warga Surabaya, Mochammad Mashudul Haq (14) warga Surabaya, dan Muhammad Soleh (22) warga Bangka Belitung.

Dari jumlah tersebut, sembilan korban yang berhasil dievakuasi menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Notopuro Sidoarjo, RS Siti Hajar dan RS Delta Surya.

“Dan hari ini kami mengevakuasi tujuh korban dengan rincian lima selamat dan dua dalam kondisi meninggal dunia,” kata Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, Rabu (1/10/2025).

Para korban yang dievakuasi Rabu ditemukan di sektor A1 dan A4 dengan status merah dan hitam.

Merah artinya masih ditemukan tanda-tanda kehidupan, hitam sebaliknya.

Dua korban yang ditemukan Rabu dinyatakan meninggal dunia masih belum diketahui identitasnya karena masih proses identifikasi dengan tim DVI.

Sementara lima korban selamat yang dievakuasi Rabu yakni Syehlendra Haical Raka Aditya, Muhammad Wahyudi, Al Fatih, Taufan Saputra Dewa, dan Saiful Rozi. Mereka berada di RS Notopuro Sidoarjo.

Artinya, hingga Rabu (1/10/2025) pukul 21.00 WIB korban yang berhasil terevakuasi sebanyak 108 orang. 18 orang dievakuasi petugas, sisanya mandiri.

Dari 108 orang tersebut, lima orang dinyatakan meninggal dunia dan 103 korban dalam kondisi selamat.

Penyebab Runtuhnya Mushala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Tim SAR gabungan bersama ahli konstruksi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah melakukan analisis sementara penyebab runtuhan.

Kepala Subdirekturat Pengendali Operasi Bencana dan Kondisi Membayakan Manusia dari Direkturat Operasi Kantor Basarnas Pusat, Emi Freezer menyebut, penyebabnya adalah kegagalan konstruksi.

“Konstruksi bangunan yang utamanya empat lantai kemudian akibat ini jatuhnya adalah kegagalan konstruksi. Kemudian berubah menjadi tumpukan atau pancake model,” kata Freezer, Rabu (1/10/2025).

Sebagai informasi, struktur bangunan pancake mengacu pada jenis reruntuhan progresif di mana lantai bangunan runtuh secara vertikal dan bertumpuk akibat kegagalan elemen menahan beban.

Pakar Teknik Sipil ITS Surabaya Muji Himawan melihat kondisi bangunan mushala empat lapis tersebut memiliki elemen struktur yang sudah hancur. Artinya, terjadi kegagalan konstruksi.

“Intinya elemen struktur sudah hancur semua,” kata Muji kepada awak media di lokasi kejadian, Rabu (1/10/2025).

Himawan mengatakan kondisi dimana seluruh struktur bangunan mulai dari balok, beton, maupun plat yang hancur membuat tim SAR gabungan kesulitan saat melakukan proses evakuasi.