Tiga Orang Ditangkap Polisi Inggris Dituduh Intelijen Rusia, Kremlin Singgung James Bond
Tiga orang yang diduga bekerja untuk intelijen Rusia ditangkap di Inggris pada Rabu, 17 Setember 2025, waktu setempat. Petugas melakukan penggeledahan di dua alamat di Essex dan ketiga orang tersebut telah dibebaskan dengan jaminan polisi, kata polisi.
Tiga orang ditahan di Inggris Raya karena dicurigai membantu intelijen Rusia, kata Scotland Yard dalam sebuah pernyataan.
"Tiga orang telah ditangkap di Essex sebagai bagian dari Investigasi Kepolisian Antiterorisme atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Keamanan Nasional, yang dipimpin oleh Komando Antiterorisme Kepolisian Metropolitan," bunyi pernyataan tersebut.
Menurut pernyataan tersebut, seorang pria berusia 41 tahun dan seorang wanita berusia 35 tahun ditangkap di sebuah rumah di Grays, Essex. Seorang pria berusia 46 tahun ditangkap di kediaman terpisah, juga di wilayah Grays, Essex.
"Ketiganya ditangkap pada hari Rabu, 17 September atas dugaan membantu dinas intelijen asing, yang melanggar pasal 3 Undang-Undang Keamanan Nasional (NSA) 2023, dan mereka dibawa ke kantor polisi di London. Negara yang menjadi sasaran tuduhan tersebut adalah Rusia," demikian pernyataan tersebut.
"Petugas melakukan penggeledahan di dua alamat di Essex dan ketiga orang tersebut telah dibebaskan dengan jaminan polisi bersyarat, sementara penyelidikan masih berlangsung," demikian pernyataan polisi.
Penangkapan tersebut ditegaskan tidak terkait dengan pembakaran gudang penyimpanan peralatan satelit Starlink yang terkait dengan Ukraina, yang dilakukan Maret lalu, diduga atas perintah kelompok militer swasta Wagner.
Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrey Kelin, merespons upaya penangkapan tiga orang yang kemudian dikaitkan langsung dengan Kremlin.
Ia mengatakan kepada Radio LBC bahwa otoritas Inggris mengaitkan Rusia dengan segala hal yang terjadi di negara tersebut, setelah membaca terlalu banyak novel James Bond.