4 Cara Memutus Rantai Daddy Issues pada Anak Menurut Psikolog

kesehatan mental anak, tips parenting, daddy issues, tips parenting anak, pola asuh orangtua, cara mencegah daddy issues, memutus rantai daddy issues, trauma pengasuhan, 4 Cara Memutus Rantai Daddy Issues pada Anak Menurut Psikolog, 1. Pulih dari luka masa lalu, 2. Terus belajar menjadi orangtua, 3. Prioritaskan kebutuhan emosional anak, 4. Bangun komunikasi yang tepat

Dampak daddy issues bisa menurun ke anak jika orangtua tidak menyadari pola emosional mereka. 

Psikolog Keluarga Sukmadiarti Perangin-angin, M.Psi., membagikan sejumlah tips agar orangtua dapat memutus rantai trauma dan membantu anak tumbuh dengan hubungan emosional yang sehat.

4 Cara memutus rantai daddy issues pada anak

1. Pulih dari luka masa lalu

kesehatan mental anak, tips parenting, daddy issues, tips parenting anak, pola asuh orangtua, cara mencegah daddy issues, memutus rantai daddy issues, trauma pengasuhan, 4 Cara Memutus Rantai Daddy Issues pada Anak Menurut Psikolog, 1. Pulih dari luka masa lalu, 2. Terus belajar menjadi orangtua, 3. Prioritaskan kebutuhan emosional anak, 4. Bangun komunikasi yang tepat

Daddy issues bisa memengaruhi tumbuh kembang anak. Psikolog keluarga membagikan tips agar orangtua bisa menghentikan pola trauma ini.

Langkah pertama memutus rantai daddy issues adalah dengan menyembuhkan luka pengasuhan masa lalu. Orangtua perlu berdamai dengan inner child mereka sendiri dan memaafkan keterbatasan figur ayah atau ibu yang pernah dialami.

Dengan menyelesaikan masalah emosional sendiri, orangtua bisa menghadirkan pengasuhan yang matang dan stabil bagi anak.

“Mereka akan menjadi orangtua yang lebih baik jika bisa berdamai, tanpa membawa pola atau trauma lama,” kata Sukmadiarti saat dihubungi Kompas.com baru-baru ini.

2. Terus belajar menjadi orangtua

kesehatan mental anak, tips parenting, daddy issues, tips parenting anak, pola asuh orangtua, cara mencegah daddy issues, memutus rantai daddy issues, trauma pengasuhan, 4 Cara Memutus Rantai Daddy Issues pada Anak Menurut Psikolog, 1. Pulih dari luka masa lalu, 2. Terus belajar menjadi orangtua, 3. Prioritaskan kebutuhan emosional anak, 4. Bangun komunikasi yang tepat

Daddy issues bisa memengaruhi tumbuh kembang anak. Psikolog keluarga membagikan tips agar orangtua bisa menghentikan pola trauma ini.

Mengasuh anak adalah proses belajar seumur hidup. Orangtua sebaiknya berpikir terbuka dan menyesuaikan metode pengasuhan dengan tumbuh kembang anak.

“Orangtua perlu terus belajar. Menjadi orangtua itu harus menyesuaikan dengan tumbuh kembang anak, mau untuk berpikir terbuka, dan terus mengembangkan diri,” jelas Sukmadiarti.

Komunikasi empatik menjadi kunci. Anak yang merasa didengar akan lebih mudah mendengar orangtuanya, menciptakan hubungan yang saling menghargai.

“Pola yang disukai anak itu adalah komunikasi empatik. Jadi bukan hanya orang tua yang mau didengar, tapi orang tua juga perlu belajar mendengar anaknya,” tambahnya.

3. Prioritaskan kebutuhan emosional anak

kesehatan mental anak, tips parenting, daddy issues, tips parenting anak, pola asuh orangtua, cara mencegah daddy issues, memutus rantai daddy issues, trauma pengasuhan, 4 Cara Memutus Rantai Daddy Issues pada Anak Menurut Psikolog, 1. Pulih dari luka masa lalu, 2. Terus belajar menjadi orangtua, 3. Prioritaskan kebutuhan emosional anak, 4. Bangun komunikasi yang tepat

Daddy issues bisa memengaruhi tumbuh kembang anak. Psikolog keluarga membagikan tips agar orangtua bisa menghentikan pola trauma ini.

Anak membutuhkan lebih dari sekadar materi, seperti sekolah yang bagus atau nafkah terpenuhi. 

Validasi, perhatian, dan pujian dari orangtua sama pentingnya untuk kesehatan emosional.

“Pastikan anak merasa dicintai sesuai dengan kebutuhannya, bukan kebutuhan orangtua. Bukan berarti menafkahi, menyekolahkan yang bagus itu sudah cukup karena kebutuhan anak bukan hanya materi,” jelas Sukmadiarti.

Memberikan perhatian yang tepat mencegah anak mencari validasi dari orang lain, yang bisa menimbulkan pola insecure pada masa depan.

“Anak itu maunya diprioritaskan, dipuji orangtuanya, jadi perlu dipenuhi bahasa cinta anak agar merasa dicintai sepenuhnya dengan orangtuanya,” tambah psikolog asal Semarang, Jawa Tengah, itu.

4. Bangun komunikasi yang tepat

kesehatan mental anak, tips parenting, daddy issues, tips parenting anak, pola asuh orangtua, cara mencegah daddy issues, memutus rantai daddy issues, trauma pengasuhan, 4 Cara Memutus Rantai Daddy Issues pada Anak Menurut Psikolog, 1. Pulih dari luka masa lalu, 2. Terus belajar menjadi orangtua, 3. Prioritaskan kebutuhan emosional anak, 4. Bangun komunikasi yang tepat

Daddy issues bisa memengaruhi tumbuh kembang anak. Psikolog keluarga membagikan tips agar orangtua bisa menghentikan pola trauma ini.

Orangtua sebaiknya aktif menanyakan apa yang dibutuhkan anak sehingga perhatian dan kasih sayang yang diberikan sesuai dengan kebutuhan emosional mereka.

“Orangtua bisa bangun komunikasi anak, tanya apa yang dia butuhkan agar apa yang diberi juga tepat sasaran. Pasti tangki cinta anak akan penuh,” sarannya.

Salah satu kebutuhan anak yang kerap dilewati orangtua yaitu memberikan validasi dan apresiasi.

Ketiadaan validasi bisa membuat anak haus perhatian dari orang lain, yang berisiko menimbulkan pola relasi yang tidak sehat masa depan.

“Apabila orangtua kurang memberikan validasi kepada anaknya, maka anak akan mencari validasi dari orang lain. Hal ini yang membuat mereka merasa haus perhatian dari orang lain,” pungkas Sukmadiarti.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.