Mengapa Daddy Issues Bikin Anak Pilih Pasangan Mirip Ayahnya?

daddy issues, dampak daddy issues, dampak daddy issues pada percintaan anak, anak dengan daddy issuess, dampak dari daddy issues, pasangan mirip ayah, Mengapa Daddy Issues Bikin Anak Pilih Pasangan Mirip Ayahnya?

Mengapa seseorang yang punya luka batin dengan ayahnya bisa menjalin hubungan dengan pasangan yang mirip sang ayah? Fenomena ini kerap terjadi pada mereka yang mengalami daddy issues.

Psikolog Keluarga, Sukmadiarti Perangin-angin, M.Psi., Psikolog menjelaskan, kondisi tersebut berkaitan dengan energi emosional yang dipancarkan seseorang. 

Energi negatif seperti rasa takut, cemas, dan tidak percaya diri, secara tidak sadar dapat menarik pasangan yang punya pola sama seperti ayahnya.

Daddy issues bikin anak pilih pasangan mirip ayahnya?

Energi negatif menarik pasangan yang sama

daddy issues, dampak daddy issues, dampak daddy issues pada percintaan anak, anak dengan daddy issuess, dampak dari daddy issues, pasangan mirip ayah, Mengapa Daddy Issues Bikin Anak Pilih Pasangan Mirip Ayahnya?

Daddy issues bisa bikin anak tanpa sadar memilih pasangan mirip ayahnya. Psikolog jelaskan alasannya, mulai dari energi kecemasan hingga pola trauma.

Menurut Sukmadiarti, orang dengan daddy issues cenderung membawa kecemasan dalam hubungan. 

“Seseorang yang punya daddy issues akan mengundang pasangan yang sama seperti ayahnya karena energi yang terpancar di dalam dirinya itu energi kecemasan, bukan positif,” ujar Sukmadiarti saat diwawancarai Kompas.com, Senin (8/9/2025).

Energi ini ibarat magnet. Alih-alih mendatangkan pasangan yang sehat, perasaan cemas dan takut kehilangan justru membuat seseorang terjebak dengan tipe pasangan yang memberi rasa tidak aman. 

Hal inilah mengapa lingkaran hubungan tidak sehat bisa terus berulang dalam hubungan percintaan anak dengan daddy issues.

Tidak tahu kriteria pasangan yang diinginkan

daddy issues, dampak daddy issues, dampak daddy issues pada percintaan anak, anak dengan daddy issuess, dampak dari daddy issues, pasangan mirip ayah, Mengapa Daddy Issues Bikin Anak Pilih Pasangan Mirip Ayahnya?

Daddy issues bisa bikin anak tanpa sadar memilih pasangan mirip ayahnya. Psikolog jelaskan alasannya, mulai dari energi kecemasan hingga pola trauma.

Sukmadiarti menjelaskan, masalah lain yang sering muncul adalah anak dengan daddy issues tidak benar-benar tahu apa yang diinginkan dari pasangan. Mereka biasanya hanya tidak ingin pasangan yang seperti ayahnya.

“Hal ini terjadi karena dia tidak tahu ingin pasangan yang seperti apa. Mereka hanya menekankan kalau tidak ingin punya pasangan seperti ayah, tapi apa yang diinginkan tidak tahu,” jelasnya.

Misalnya, ketika ayah pernah berselingkuh, seorang anak hanya fokus untuk tidak mendapat pasangan yang sama. Namun, ia tidak pernah mendefinisikan pasangan ideal versinya. 

“Jika melihat ayahnya selingkuh, si anak tidak pernah kepikiran untuk mencari pasangan yang setia karena dia tidak tahu setia itu seperti apa,” lanjut Sukmadiarti.

Definisi setia yang berbeda

daddy issues, dampak daddy issues, dampak daddy issues pada percintaan anak, anak dengan daddy issuess, dampak dari daddy issues, pasangan mirip ayah, Mengapa Daddy Issues Bikin Anak Pilih Pasangan Mirip Ayahnya?

Daddy issues bisa bikin anak tanpa sadar memilih pasangan mirip ayahnya. Psikolog jelaskan alasannya, mulai dari energi kecemasan hingga pola trauma.

Ketika luka batin tidak disadari, seseorang bisa memiliki definisi yang kabur tentang nilai-nilai dalam hubungan, termasuk pada komitmen dan kesetiaan.

“Definisi setia antara orang yang punya daddy issues dengan yang tidak memiliki trauma pasti akan berbeda. Alhasil dia akan terjebak dan menemukan pasangan yang sama terus,” terang dia.

Artinya, tanpa pemahaman akan nilai dalam hubungan yang jelas, seseorang dengan daddy issues akan cenderung mengulangi pola yang sama. 

Mereka bisa saja kembali berhubungan dengan pasangan yang tidak konsisten, tidak hadir secara emosional, atau bahkan tidak setia, meskipun sebenarnya mereka ingin sebaliknya.

Pentingnya afirmasi positif

daddy issues, dampak daddy issues, dampak daddy issues pada percintaan anak, anak dengan daddy issuess, dampak dari daddy issues, pasangan mirip ayah, Mengapa Daddy Issues Bikin Anak Pilih Pasangan Mirip Ayahnya?

Daddy issues bisa bikin anak tanpa sadar memilih pasangan mirip ayahnya. Psikolog jelaskan alasannya, mulai dari energi kecemasan hingga pola trauma.

Untuk keluar dari pola ini, psikolog dari Semarang, Jawa Tengah, ini menyarankan agar seseorang mulai mengenali dirinya dan menanamkan afirmasi positif. 

“Maka penting untuk mulai pahami kemauan diri dan utamakan afirmasi positif, misalnya ingin pasangan yang setia, bisa dipercaya, dan mengerti akan agama,” saran dia.

Afirmasi positif diyakini dapat menenangkan hati dan pikiran sehingga energi yang dihasilkan juga lebih damai. 

Sebaliknya, jika afirmasi terus berfokus pada hal negatif seperti “tidak ingin diselingkuhi” atau “tidak ingin disakiti”, rasa takut akan semakin kuat. Energi itu membuat kecemasan tidak kunjung hilang.

Berdamai dengan trauma

daddy issues, dampak daddy issues, dampak daddy issues pada percintaan anak, anak dengan daddy issuess, dampak dari daddy issues, pasangan mirip ayah, Mengapa Daddy Issues Bikin Anak Pilih Pasangan Mirip Ayahnya?

Daddy issues bisa bikin anak tanpa sadar memilih pasangan mirip ayahnya. Psikolog jelaskan alasannya, mulai dari energi kecemasan hingga pola trauma.

Lebih lanjut, Sukmadiarti menegaskan bahwa proses utama adalah berdamai dengan masa lalu. 

“Harus berdamai dan mengobati traumanya dulu, supaya kecemasannya menurun dan energi positif atau sukacitanya meningkat, sehingga menarik pasangan yang lebih baik,” katanya.

Ketika energi seseorang penuh sukacita, orang-orang di sekeliling pun akan merasa nyaman dan bisa mendapatkan pasangan yang lebih baik.

“Pasangan kita itu bisa merasakan energi kita, jika energinya positif dan suka cita, tentu orang sekeliling menjadi nyaman dan tidak mencari kenyamanan lain di luar sana,” tambah Sukmadiarti.

Fenomena anak dengan daddy issues yang berakhir dengan pasangan yang sama dengan ayahnya nyata terjadi. 

Namun, pola ini bukan berarti tidak bisa diubah. Dengan kesadaran diri, afirmasi positif, dan keberanian untuk menghadapi trauma masa lalu, seseorang bisa membangun relasi yang lebih sehat dan harmonis.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.