Asal-usul Sarwendah Sebelum Dinikahi Ruben Onsu, Tak Disangka Pernah Jadi Guru Les hingga Hidupnya Berubah Total

Sarwendah
Sarwendah

Nama Sarwendah belakangan kembali menjadi sorotan di tengah perseteruannya dengan Ruben Onsu pasca perceraian, ramai dibahas di media sosial. Terlebih, ketika berbagai potongan siaran langsung yang beredar dan memicu spekulasi luas dari warganet. 

Dalam sejumlah video yang viral, muncul ucapan bernada sindiran yang oleh sebagian netizen dikaitkan dengan Ruben. Polemik tersebut kemudian berkembang hingga memunculkan beragam komentar dari publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi semakin memanas setelah pihak Ruben melalui kuasa hukumnya menyampaikan keberatan karena merasa kliennya dirugikan secara moral maupun reputasi akibat berbagai spekulasi yang berkembang. Di tengah sorotan tersebut, Sarwendah akhirnya mengunggah video permintaan maaf kepada masyarakat, keluarga, penggemar, dan pihak-pihak yang merasa terganggu oleh kegaduhan yang terjadi.

Meski demikian, video permintaan maaf itu belum sepenuhnya meredakan polemik. Pihak Ruben menilai tidak ada penyebutan nama Ruben secara langsung sehingga dianggap belum ditujukan secara personal. 

Konflik yang masih bergulir ini membuat kehidupan Sarwendah kembali dikulik publik, termasuk perjalanan hidupnya sebelum dikenal sebagai istri Ruben Onsu. Lantas, siapa Sarwendah dan bagaimana latar belakangnya? Berikut informasinya, sebagaimana dirangkum Viva pada Selasa, 9 Juni 2026.

Asal-usul Sarwendah Sebelum Menikah dengan Ruben Onsu

Jauh sebelum namanya identik dengan keluarga Onsu, Sarwendah Tan telah lebih dulu meniti karier secara mandiri. Banyak yang mengenalnya sebagai penyanyi dan selebritas, tetapi tidak banyak yang mengetahui bahwa perempuan kelahiran Jakarta tersebut pernah bekerja sebagai guru sekaligus penerjemah bahasa Mandarin.

Pada masa itu, dunia hiburan bukanlah jalur karier yang direncanakan Sarwendah. Kemampuan berbahasa Mandarin yang dimilikinya membuat ia sempat menekuni profesi sebagai penerjemah. Ia juga pernah mengajar sebelum akhirnya nasib membawanya ke industri hiburan Tanah Air.

Perjalanan Sarwendah menuju dunia entertainment terjadi secara tidak terduga. Saat menemani seorang sahabat mengikuti audisi grup vokal perempuan, justru dirinya yang menarik perhatian tim pencari bakat. Kesempatan tersebut menjadi titik balik yang mengubah arah hidup dan kariernya.

Pada periode 7 November hingga 8 Desember 2010, Sarwendah mengikuti seleksi anggota Cherrybelle. Proses audisi berlangsung ketat karena diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai daerah. Setelah melewati sejumlah tahapan, Sarwendah berhasil lolos dan terpilih bersama sembilan peserta lainnya.

Pada 27 Februari 2011, ia resmi diperkenalkan sebagai salah satu anggota Cherrybelle. Saat bergabung, Sarwendah menjadi anggota tertua kedua setelah Devi. Di dalam grup, ia juga dikenal memiliki hubungan yang paling dekat dengan Devi dibandingkan anggota lainnya.

Popularitas Cherrybelle yang melejit membuat nama Sarwendah ikut melambung. Dengan ciri khas pita merah yang sering dikenakannya, ia mendapat julukan "Ratu ChiBi Pita Merah" dari para penggemar. Sosoknya menjadi salah satu anggota yang cukup menonjol di tengah kesuksesan grup tersebut.

Namun kebersamaannya dengan Cherrybelle tidak berlangsung lama. Pada 12 April 2012, Sarwendah dipensiunkan oleh produser grup karena dianggap telah memasuki usia yang lebih dewasa dibanding konsep Cherrybelle yang kala itu identik dengan citra remaja.

Meski harus meninggalkan grup yang membesarkan namanya, Sarwendah tetap bertahan di dunia hiburan. Ia mulai mengembangkan karier sebagai penyanyi solo dan presenter. Salah satu langkah penting dalam perjalanan musiknya terjadi pada 2015 ketika ia mendaur ulang lagu ciptaan Deddy Dhukun berjudul "Patah Jadi Dua", yang sebelumnya pernah dipopulerkan oleh mendiang Alda Risma.

Menikah dengan Ruben Onsu dan Membangun Keluarga

Karier Sarwendah yang terus berkembang beriringan dengan kisah asmaranya bersama Ruben Onsu. Hubungan keduanya semakin serius ketika menggelar pertunangan pada 11 Agustus 2012 melalui prosesi tukar cincin.

Setahun kemudian, tepatnya pada 22 Oktober 2013, Sarwendah dan Ruben resmi menikah di sebuah kapel di kawasan Nusa Dua, Bali. Pernikahan mereka menjadi salah satu momen yang banyak mendapat perhatian publik dan media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama menjalani rumah tangga, pasangan ini dikaruniai keluarga yang lengkap. Mereka mengangkat Betrand Peto Putra Onsu sebagai anak dan kemudian memiliki dua putri kandung, yakni Thalia Putri Onsu yang lahir pada 5 Juni 2015 serta Thania Putri Onsu yang lahir pada 5 Juni 2019.

Namun setelah lebih dari satu dekade bersama, rumah tangga mereka berakhir. Pada 24 September 2024, Sarwendah dan Ruben Onsu resmi bercerai. Meski kini kehidupan pribadinya kerap menjadi sorotan, perjalanan Sarwendah dari seorang guru dan penerjemah bahasa Mandarin hingga menjadi salah satu figur publik ternama tetap menjadi bagian menarik dari kisah hidupnya.