Ole Romeny Ngaku Latihan Timnas Berubah Total di Tangan John Herdman
Persiapan Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 mulai menunjukkan arah yang jelas. Pada saat latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, intensitas latihan yang diterapkan pelatih baru John Herdman mulai dirasakan langsung oleh para pemain, termasuk striker Ole Romeny.
Penyerang Oxford United itu menyebut ada perubahan besar dalam cara tim berlatih, terutama dari segi tempo permainan dan energi saat menekan lawan. Menurutnya, sesi latihan kali ini berlangsung dengan ritme tinggi dan menuntut seluruh pemain aktif bergerak, baik saat menyerang maupun bertahan.
“Latihannya sangat bagus. Temponya tinggi, intensitasnya juga tinggi. Kami melakukan pressing dengan energi besar. Saat menguasai bola juga pergerakan kami hidup, jadi energinya terasa sangat positif,” ujar Romeny, Kamis 26 Maret 2026 dikutip Kita Garuda.
Herdman mulai menanamkan gaya bermain yang mengandalkan pressing kolektif dan transisi cepat. Bukan hanya soal mengejar bola, tetapi juga soal kapan harus menekan dan kapan harus menunggu, sesuatu yang sebelumnya kerap menjadi masalah Timnas Indonesia saat menghadapi tim dengan organisasi permainan yang rapi.
Romeny juga menjelaskan bahwa dalam sesi latihan, tim mulai diarahkan untuk membangun koordinasi pressing yang lebih terorganisir. Artinya, tekanan tidak lagi dilakukan secara individu, melainkan sebagai satu unit tim.
“Fokus hari ini adalah bagaimana pressing bisa dilakukan secara kompak sebagai satu tim, memilih momen yang tepat. Dalam beberapa hari ini kami sudah mulai menunjukkan perkembangan yang bagus, jadi rasanya positif,” jelasnya.
Selain perubahan taktik, suasana tim juga disebut semakin solid. Romeny menilai kekompakan di dalam skuad menjadi salah satu modal penting menjelang pertandingan melawan Saint Kitts & Nevis.
“Chemistry tim sangat bagus. Rasanya seperti keluarga. Setiap kali kami kembali berkumpul, bertemu satu sama lain, itu terasa seperti saudara. Jadi suasananya selalu sangat positif,” katanya.
filosofi pelatih baru. Karena itu, menurut dia, para pemain saat ini lebih fokus menyerap instruksi dan membangun pemahaman taktik agar rencana permainan bisa langsung diterapkan saat pertandingan.
Romeny juga menilai staf pelatih memiliki peran besar dalam membangun suasana latihan yang positif. Ia melihat para staf sangat aktif berkomunikasi dengan pemain selama sesi latihan, sehingga membuat atmosfer tim terasa lebih hidup dan penuh energi.
“Seluruh staf sangat terlibat. Mereka berbicara dengan semua pemain, jadi energi di dalam tim terasa sangat baik, dan itu yang kami butuhkan,” tambahnya.
Di akhir, Romeny menyampaikan pesan khusus untuk para suporter Timnas Indonesia yang akan memenuhi Stadion Gelora Bung Karno pada laga pembuka FIFA Series 2026.
“Suporter Indonesia selalu luar biasa, yang terbaik di dunia. Saya rasa saya tidak perlu banyak bicara, mereka akan selalu ada untuk mendukung kami, dan saya sangat bersyukur untuk itu,” tutupnya.
Sebagai informasi, Timnas Indonesia bersiap melakoni laga penting dalam ajang FIFA Series 2026. Skuad Garuda dijadwalkan akan menjamu tim asal Karibia, Timnas Saint Kitts and Nevis, dalam pertandingan yang diprediksi bakal menjadi ujian menarik bagi anak asuh pelatih anyar Indonesia.
Pertandingan ini akan digelar di markas kebesaran sepak bola Indonesia, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Duel sengit ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026, dengan kick-off pukul 20.00 WIB.
- Pertandingan: Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis A
- jang: FIFA Series 2026
- Hari/Tanggal: Jumat, 27 Maret 2026
- Waktu: 20.00 WIB Lokasi: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
- Siaran Langsung TV: SCTV dan Indosiar
- Live Streaming: Vidio link di sini