Shin Tae-yong Dikontrak Persija 3 Tahun, Bawa Tim Pelatih Sendiri
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca mengungkap durasi kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala yang baru.
Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih baru menggantikan Mauricio Souza, Senin (8/6/2026) melalui sesi konferensi pers yang disiarkan YouTube PersijaTV.
Dalam keterangannya, Prapanca mengungkap kontrak Shin Tae-yong bersama Persija berdurasi tiga tahun.
"Durasi kontrak kita kurang lebih tiga tahun," kata Prapanca dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026).
Sebelumnya, Prapanca mengungkap alasan di balik keputusan menunjuk Shin Tae-yong. Setidaknya ada empat kriteria yang dipenuhi oleh mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.
"Persija butuh figur dengan pengalaman level tertinggi, level kepemimpinan kuat, memahami tuntutan sepak bola modern, dan membangun budaya kompetitif dan keberlanjutan."
"Semoga pilihan kita ini titik balik masa depan Persija," jelasnya.
Bebaskan STY Bawa Tim Pelatih Sendiri
Keterbatasan waktu yang dimiliki Persija membuat manajemen Macan Kemayoran akan memberi mandat khusus kepada Shin Tae-yong untuk membentuk tim kepelatihannya sendiri.
Seperti di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong akan membawa asisten pelatih dan jajarannya sendiri di Persija Jakarta.
"Tim pelatih dan asisten maka format ingin cepat, biar coach Shin tidak pusing maka dia akan membentuk satu tim tersendiri untuk Shin Tae-yong," kata Prapanca.
Selain itu, Shin Tae-yong juga akan mendapat tugas lain sebagai pelatih kepala yaitu terlibat di infrastruktur hingga akselerasi tim selama tiga tahun ke depan.
"Kita berproses, tentunya coach Shin juga akan terlibat dengan infrastruktur Persija, dan semua akan kita coba untuk mengakselerasi selama tiga tahun ke depan," ujar Prapanca.
Kembangkan Sepak bola Indonesia
Sementara itu, Shin Tae-yong merasa tertantang sehingga memutuskan untuk menerima tawaran Persija.
Pengalaman Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia tak mau berhenti begitu saja. Ia juga masih penasaran dengan sepak bola di Indonesia.
Menurutnya, momentum pembicaraan dengan manajemen Persija menjadi salah satu kunci di balik keputusannya menerima tawaran melatih di Super League.
"Namun, dengan adanya pertemuan dengan pihak Persija jadi pengen menantang Super League Indonesia," sambungnya.
Selain untuk Persija, Shin juga tertantang untuk terus membantu perkembangan sepak bola di Indonesia.
"Mau itu secara prestasi, sistem, dan ingin membantu mengembangkan lebih lagi perkembangan sepak bola Indonesia," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang