Kalah 1-3 dari Borneo FC di Kandang Sendiri, Pelatih PSIM Akui Kekuatan Pesut Etam

Borneo FC, PSIM Yogyakarta, PSIM, super league 2025, Jean Paul van Gastel, Kalah 1-3 dari Borneo FC di Kandang Sendiri, Pelatih PSIM Akui Kekuatan Pesut Etam

Borneo FC sukses menekuk tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor 3-1 pada laga pekan kelima BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu sore.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengakui lawannya memang tampil lebih berkualitas dalam pertandingan ini.

"Hasil pada laga sore ini adalah posisi yang pantas didapatkan Borneo karena tim ada di tingkat atas dan secara permainannya juga berkualitas," ujar van Gastel seusai laga, seperti dilansir dari Antara.

Menurut juru taktik asal Belanda tersebut, babak pertama sebenarnya berjalan cukup imbang karena PSIM mampu menguasai bola.

Namun tiga gol yang bersarang ke gawang Cahya Supriadi disebutnya akibat kesalahan eksekusi lini belakang.

"Di babak pertama tadi mungkin agak sedikit imbang, begitu. Kita coba untuk menguasai bola. Namun, bisa kita lihat tiga gol tadi adalah bagaimana kita coba bola dari belakang langsung ke tengah, dan itu yang terjadi," jelasnya.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Sejak menit awal, kedua tim tampil agresif. PSIM hampir membuka keunggulan pada menit ke-6 melalui Pulga Vidal, tetapi tembakannya melayang tipis di atas mistar.

Peluang kembali hadir di menit ke-23 lewat tendangan bebas Jose Pedro Magalhaes Valente yang membentur pagar hidup Borneo.

Bola rebound disambar Rahmatshoh Rahmatzoda, namun berhasil ditepis kiper Nadeo Argawinata.

Borneo akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-28. M. Sihran melepaskan tendangan mendadak yang gagal diantisipasi Cahya Supriadi sehingga membuat tim tamu unggul 1-0.

Tiga menit berselang, Kei Hirose hampir menggandakan skor lewat sepakan keras jarak jauh, namun kali ini Cahya berhasil menepisnya.

Hingga turun minum, PSIM masih tertinggal 0-1.

Borneo FC, PSIM Yogyakarta, PSIM, super league 2025, Jean Paul van Gastel, Kalah 1-3 dari Borneo FC di Kandang Sendiri, Pelatih PSIM Akui Kekuatan Pesut Etam

Penjaga gawang PSIM Yogyakarta di Super League 2025-2026, Cahya Supriadi.

Borneo Perkasa di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Borneo kembali tancap gas. Pada menit ke-49, Juan Felipe Villa berhasil menembus pertahanan PSIM dan melesakkan bola ke gawang, menambah keunggulan menjadi 2-0.

PSIM mencoba bangkit melalui peluang emas Anton Fase di menit ke-62, tetapi tendangannya dari jarak dekat mampu digagalkan Nadeo.

Laga makin panas ketika K. Teguh dari Borneo dan Rafinha dari PSIM diganjar kartu kuning di menit ke-71 dan ke-79.

Tim tamu menambah gol lagi pada menit ke-85 lewat aksi Macon Souza yang membawa Borneo unggul 3-0.

Hanya berselang dua menit, Anton Fase akhirnya mencetak gol balasan untuk PSIM sehingga skor berubah 3-1.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor tidak berubah. Borneo FC memastikan kemenangan atas PSIM dengan hasil akhir 3-1.

Borneo FC, PSIM Yogyakarta, PSIM, super league 2025, Jean Paul van Gastel, Kalah 1-3 dari Borneo FC di Kandang Sendiri, Pelatih PSIM Akui Kekuatan Pesut Etam

Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes dan pemain Rivaldo Pakpakan saat preskon jelang laga pekan ke-5 Super League 2025-2026 melawan tuan rumah PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (13/9/2025) sore.

Kekalahan Pertama PSIM di Awal Musim

Kekalahan dari Borneo FC menjadi yang pertama bagi PSIM Yogyakarta di Super League musim ini.

Sebelumnya, Laskar Mataram membukukan dua kemenangan dan dua hasil imbang.

0 atas Persebaya, menahan imbang Arema FC dan Persib Bandung dengan skor identik 1-1, serta mengalahkan Malut United 2-0 di laga tandang.

Namun, menghadapi Borneo yang tampil efektif, PSIM harus mengakui keunggulan lawannya.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.