Hobi Angkat Beban di Gym? Bisa Berisiko Mengalami Turun Berok

Ilustrasi angkat beban
Ilustrasi angkat beban

 Olahraga angkat beban menjadi salah satu aktivitas yang semakin populer di kalangan pria. Selain membantu membentuk otot dan meningkatkan kebugaran, latihan beban juga dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, di balik manfaat tersebut, ada risiko cedera yang perlu diwaspadai, salah satunya adalah hernia, yang dalam masyarakat Indonesia sering disebut sebagai turun berok.

ilustrasi angkat beban

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tidak semua orang yang rutin berolahraga akan mengalaminya, aktivitas mengangkat beban yang terlalu berat atau dilakukan dengan teknik yang salah dapat meningkatkan risiko terjadinya hernia. Berikut VIVA rangkum Rabu, 3 Juni 2026.

Apa Itu Turun Berok?

Turun berok adalah istilah umum untuk hernia, yaitu kondisi ketika organ atau jaringan di dalam tubuh menonjol keluar melalui bagian otot atau jaringan penyangga yang lemah.

Jenis hernia yang paling sering dialami pria adalah hernia inguinalis, yaitu ketika sebagian usus atau jaringan lemak menonjol melalui dinding perut bagian bawah hingga ke area selangkangan.

Kondisi ini dapat terjadi secara perlahan atau muncul setelah seseorang melakukan aktivitas yang memberikan tekanan besar pada rongga perut.

Mengapa Angkat Beban Bisa Memicu Hernia?

Saat mengangkat beban yang sangat berat, tekanan di dalam rongga perut akan meningkat secara signifikan. Jika dinding otot perut memiliki titik lemah, tekanan tersebut dapat mendorong jaringan di dalam tubuh keluar dan membentuk hernia.

Risiko menjadi lebih besar apabila seseorang:

  • Mengangkat beban melebihi kemampuan tubuh.
  • Tidak menggunakan teknik yang benar.
  • Menahan napas saat mengangkat beban.
  • Tidak melakukan pemanasan yang cukup.
  • Memiliki riwayat hernia dalam keluarga.
  • Memiliki kelemahan pada dinding perut sejak lahir.

Perlu diketahui bahwa angkat beban bukan satu-satunya penyebab hernia. Batuk kronis, obesitas, sembelit yang membuat seseorang sering mengejan, hingga pekerjaan yang mengharuskan mengangkat barang berat juga dapat meningkatkan risikonya.

Gejala Hernia yang Perlu Diwaspadai

Pada tahap awal, hernia sering kali tidak menimbulkan rasa sakit yang berarti. Namun, ada beberapa gejala yang patut diperhatikan, seperti:

  • Muncul benjolan di area selangkangan atau perut bawah.
  • Benjolan lebih terlihat saat berdiri, batuk, atau mengejan.
  • Rasa berat atau tidak nyaman di area selangkangan.
  • Nyeri saat mengangkat barang berat.
  • Sensasi tertarik atau terbakar di sekitar benjolan.

Dalam kasus yang lebih serius, hernia dapat menyebabkan nyeri hebat, mual, muntah, dan kondisi darurat medis apabila jaringan yang menonjol terjepit dan kehilangan suplai darah.

Apakah Semua Penggemar Gym Berisiko?

Jawabannya adalah ya, tetapi tingkat risikonya berbeda pada setiap orang. Pria yang rutin berlatih dengan teknik yang benar dan beban yang sesuai umumnya memiliki risiko yang lebih rendah dibanding mereka yang sering memaksakan diri mengangkat beban berlebihan.

Banyak atlet angkat beban profesional tetap dapat berlatih dengan aman karena memahami teknik pernapasan, postur tubuh, serta progres latihan yang tepat.

Ilustrasi angkat beban

Ilustrasi angkat beban

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Angkat beban tetap merupakan olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan jika dilakukan dengan benar. Risiko turun berok memang ada, tetapi dapat diminimalkan melalui teknik yang tepat, pemilihan beban yang sesuai, serta perhatian terhadap kondisi tubuh.

Karena itu, bagi para pria yang gemar berlatih di gym, penting untuk tidak hanya fokus pada peningkatan beban angkatan, tetapi juga menjaga keselamatan dan kesehatan tubuh dalam jangka panjang.