Studi Terbaru: Kopi Bisa Redakan Stres dan Kecemasan, Asal Tahu Batasnya

kopi, manfaat kopi, Studi Terbaru: Kopi Bisa Redakan Stres dan Kecemasan, Asal Tahu Batasnya

Kabar baik untuk para pencinta kopi: minuman berkafein (atau bahkan tanpa kafein!) ini bukan hanya membantu membuka mata di pagi hari, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesehatan mental.

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah tertentu dapat membantu menurunkan risiko stres dan gangguan suasana hati.

Dua hingga tiga cangkir untuk kesehatan mental

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders ini menggunakan data dari UK Biobank—bank data kesehatan raksasa yang menghimpun informasi hampir 500.000 orang di Inggris.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa orang yang minum kopi dalam jumlah moderat memiliki risiko paling rendah mengalami stres dan gangguan mood dibandingkan mereka yang tidak minum kopi sama sekali.

Yang menarik, para peneliti menemukan manfaat optimal ngopi, yakni dua cangkir kopi per hari, maksimal tiga.

Jangan ngopi berlebihan

Jika jumlah ini terlampaui, manfaat justru bisa berubah menjadi masalah. Terlalu banyak kafein dapat memicu:

  • jantung berdebar,
  • rasa gelisah,
  • sulit tidur,

yang semuanya tentu tidak membantu meredakan stres ataupun memperbaiki suasana hati.

Catatan penting: satu cangkir yang dimaksud adalah sekitar 8 ons (sekitar 237 ml).

Bukan karena kafein

Kabar baik lain bagi penikmat decaf: manfaat tersebut tidak terkait dengan kandungan kafein. Bahkan kopi tanpa kafein menunjukkan efek perlindungan yang sama terhadap stres dan kecemasan.

Petunjuk tentang alasannya datang dari studi lain yang terbit di Nature Communications pada April 2026.

kopi, manfaat kopi, Studi Terbaru: Kopi Bisa Redakan Stres dan Kecemasan, Asal Tahu Batasnya

Ilustrasi coffee puck atau puck kopi.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa peminum kopi, baik kopi biasa maupun decaf, memiliki komposisi mikrobioma usus yang berbeda, terkait dengan skor stres, depresi, dan impulsivitas yang lebih rendah.

Dengan kata lain, rahasia manfaat kopi mungkin terletak pada efeknya terhadap kesehatan usus, yang pada akhirnya memengaruhi kesehatan mental.

Penelitian ini memberi perspektif baru bagi kebiasaan minum kopi sehari-hari. Selama dikonsumsi dalam batas wajar, yaitu dua hingga tiga cangkir per hari, kopi dapat menjadi sekutu dalam menjaga kesehatan mental.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang