Netizen Auto Nyeletuk usai Tahu MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ternyata Biasa Jadi MC Wedding

MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Shindy Lutfiana
MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Shindy Lutfiana

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat masih terus menjadi sorotan publik. Setelah keputusan dewan juri diperdebatkan hingga Wakil Ketua MPR RI meminta maaf, perhatian netizen kini justru melebar ke sosok pembawa acara atau MC dalam lomba tersebut, Shindy Lutfiana.

Nama Shindy viral usai pernyataannya dalam babak final dianggap meremehkan protes peserta dari SMAN 1 Pontianak. Saat peserta melakukan protes, Shindy sempat mengatakan kalimat yang kini ramai diperbincangkan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja. Nanti mungkin bisa dilihat tayangan ulangnya setelah acara selesai,” kata Shindy saat mencoba menenangkan suasana lomba.

Sosok Shindy Luthfiana, MC Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR di Kalbar yang Viral!

Ucapan tersebut langsung memancing reaksi keras netizen. Banyak yang menilai kalimat itu tidak tepat diucapkan dalam situasi ketika peserta sedang memperjuangkan haknya terkait keputusan penilaian juri.

Namun di tengah derasnya kritik, netizen justru dibuat salah fokus setelah mengetahui profesi Shindy di luar acara tersebut. Usut punya usut, perempuan yang viral karena kalimat “perasaan adik-adik saja” itu ternyata dikenal sebagai MC wedding dan pembawa acara profesional.

Fakta itu membuat media sosial ramai dengan komentar bernada satire hingga candaan. Banyak warganet mengaitkan gaya bicara Shindy dengan karakter khas MC pernikahan yang terbiasa mencairkan suasana acara.

“Pantes vibe-nya kayak lagi nenangin keluarga pengantin,” tulis seorang netizen.

“Kirain MC formal kenegaraan, ternyata MC wedding,” komentar netizen lain.

“Kalimat ‘perasaan adik-adik saja’ tuh berasa kayak lagi mediasi keluarga nikahan,” tulis akun lainnya.

Ada juga netizen yang menilai gaya komunikasi Shindy kemungkinan terbawa dari kebiasaannya membawakan acara hiburan dan pesta pernikahan.

“Public speaking bagus belum tentu cocok buat semua situasi,” tulis salah satu komentar yang ramai disukai pengguna lain.

Di luar kontroversi yang terjadi, Shindy memang cukup aktif membangun karier sebagai MC profesional. Lewat akun TikTok @sinarbicara_byshindy, ia kerap membagikan pengalaman kerja dan perjalanan hidupnya sebagai perantau yang membangun karier dari bawah.

Dalam salah satu unggahannya, Shindy bahkan sempat membagikan daftar pengalaman kerjanya di berbagai institusi dan acara besar.

“Kerja di SCTV, kerja di PT Angkasa Pura II, kerja di PT Sewu Segar Indonesia,” tulis Shindy dalam videonya.

Ia juga mengaku pernah menjadi MC di sejumlah hotel, acara perusahaan, hingga kegiatan kampus dan televisi nasional. Selain itu, Shindy diketahui membuka kelas pelatihan public speaking dan MC profesional.

Namun viralnya polemik LCC Empat Pilar MPR RI membuat perjalanan kariernya mendadak jadi perhatian publik. Bahkan sebuah wedding planner bernama Avi Catering resmi mengumumkan penghentian kerja sama profesional dengan Shindy usai kegaduhan tersebut ramai di media sosial.

Melalui akun Instagram pribadinya, Shindy akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada peserta lomba, guru pendamping, dan masyarakat Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya menyadari sepenuhnya bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan melukai perasaan berbagai pihak,” tulis Shindy.

Ia juga mengakui pernyataannya tidak tepat disampaikan dalam kapasitasnya sebagai pembawa acara dan berjanji menjadikan kejadian tersebut sebagai pembelajaran agar lebih berhati-hati dalam menggunakan diksi di ruang publik.