Skuad Garuda Dinilai Kompetitif, Pengamat Soroti Satu Nama yang Hilang

timnas Indonesia, Skuad Garuda Dinilai Kompetitif, Pengamat Soroti Satu Nama yang Hilang

Pemanggilan 23 pemain untuk pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia jelang ASEAN Championship 2026 sudah diumumkan. Ini menjadi sinyal awal arah yang ingin dibangun pelatih John Herdman.

Daftar pemanggilan ini bukan sekadar kumpulan nama, melainkan fondasi awal untuk meracik tim kompetitif di turnamen Asia Tenggara.

Pengamat sepak bola nasional, Rizal Pahlevi, menilai komposisi yang dipanggil sudah berada dalam jalur tepat.

Menurutnya, sebagian besar pemain memang sudah sesuai dengan ekspektasi publik dan performa mereka sepanjang musim.

“Terkait timnas calling untuk Training Camp akhir Mei dalam rangka persiapan menghadapi ASEAN Championship ini sudah banyak sekali nama-nama yang tampaknya sesuai harapan,” ujarnya kepada Kompas.com

Ia melihat skuad ini cukup menjanjikan, meski berbeda dari komposisi FIFA Series sebelumnya.

Namun, untuk kebutuhan turnamen regional, komposisi ini dinilai mampu memberikan perlawanan yang berarti.

Kehadiran pemain-pemain yang sudah memiliki pengalaman di ajang serupa, seperti Cahya Supriadi, Rivaldo Pakpahan, hingga Marselino Ferdinan yang kembali usai cedera panjang.

Pemain-pemain tersebut dianggap penting untuk menjaga keseimbangan tim, terutama dalam menggabungkan pemain berpengalaman dengan mereka yang tengah berada dalam performa terbaik di klub masing-masing.

Duel Sengit di Bawah Mistar, Lini Belakang Fleksibel dan Kompetitif

Posisi penjaga gawang menjadi salah satu sektor paling menarik. Nadeo Argawinata tampil impresif bersama Borneo FC dengan catatan sembilan clean sheet di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2025-2026.

Tetapi, Cahya Supriadi juga menunjukkan kualitas tidak kalah meyakinkan.

“Apakah Nadeo atau justru Cahya Supriadi, apalagi Cahya saat lawan Persija mampu membuat penyelamatan penalti yang sangat baik,” kata Rizal Pahlevi.

Persaingan di penjaga gawang timnas Indonesia ini diprediksi akan berlangsung ketat dan menjadi salah satu penentu kekuatan lini belakang.

Lalu di sektor pertahanan, ia melihat komposisi yang cukup lengkap. Nama-nama seperti Fajar Fathurrahman dan Shayne Pattynama memberikan variasi, baik dari segi pengalaman maupun fleksibilitas posisi.

"Fajar walaupun timnas kelompok umur tapi ini nama menarik. Untuk Rizky Ridho mungkin akan terlibat dalam ajang ini meskipun namanya tidak dipanggil untuk pemusatan latihan," imbuhnya.

Namun, ia juga menilai pemusatan latihan ini menjadi ajang pembuktian bagi pemain yang belum sepenuhnya tampil konsisten di level klub.

timnas Indonesia, Skuad Garuda Dinilai Kompetitif, Pengamat Soroti Satu Nama yang Hilang

Pemain timnas indonesia Shayne Pattynama melewati pemain Taiwan saat laga FIFA Matchday yang berakhir dengan skor 6-0 berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025) malam.

“Pemain yang sebenarnya di kompetisi sendiri tidak terlalu memberikan impresi sangat baik seperti Shayne Pattynama yang mengalami kesulitan ketika sembuh dari cedera dan untuk menyingkirkan posisi Dony Tri," ujar pengamat dari Jakarta itu.

"Jadi saya rasa ini pemanggilan-pemanggilan yang cukup masuk akal dari segi pengalaman dia punya juga. Ini adalah komposisi yang menarik juga untuk di lini belakang," sambungnya.

Apalagi, kehadiran Alfarezzi Buffon turut melengkapi komposisi lini belakang yang dinilai cukup solid dan kompetitif.

"Bek tengah, area bek sayap dan bek pinggir sudah mencakup banyak sekali pemain, Alfarizi Buffon ada, bisa Shayne juga dan posisi bek tengah saya rasa sangat terbuka untuk pemain yang senior-senior bisa terlibat di posisi tersebut," ujarnya lagi.

Kekuatan Lini Tengah Kreativitas dan Pengalaman, Lini Depan Harapan Baru

Selanjutnya di lini tengah menjadi sektor yang paling kaya opsi. Kombinasi pemain trio dari Persib Bandung seperti Marc Klok, Saddil Ramdani, dan Thom Haye yang dinilai mampu menghadirkan keseimbangan antara kreativitas dan pengalaman.

Sedangkan untuk lini serang, nama Eksel Runtukahu mencuri perhatian.

Dengan status sebagai striker lokal tersubur di Super League 2025-2026 ini, pemain Persija Jakarta itu dinilai layak mendapat kesempatan di timnas Indonesia era Herdman.

“Dia layak bisa memberikan warna berbeda serangan timnas Indonesia. Dia layak mengikuti tc dan masuk skuad dalam turnamen mendatang," kata Rizal Pahlevi.

Satu Nama yang Absen dan Dipertanyakan

Sementara itu di tengah banyaknya nama yang dianggap tepat, ia menyoroti absennya Komang Teguh. Pemain berposisi bek yang tampil konsisten bersama Borneo FC musim ini dinilai layak masuk dalam daftar.

“Entah karena faktor kebugaran atau apa tapi menurut saya performa yang cukup baik dia mampu memimpin barisan pertahanan Borneo FC sangat maksimal," ujar Rizal

"Dengan jumlah tackle yang dilakukan dan konsistensi sepanjang musim jadi menurut saya satu nama yang membuat terkejut tidak ada dalam panggilan ini," imbuhnya.

timnas Indonesia, Skuad Garuda Dinilai Kompetitif, Pengamat Soroti Satu Nama yang Hilang

Jose Enrique dibayangi oleh Komang Teguh dalam laga pekan ke-30 Super League 2025-2026 Persik Kediri vs Borneo FC di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (29/4/2026).

Secara keseluruhan, ia melihat pemanggilan ini sebagai langkah yang rasional dan terukur. Komposisi tim dinilai sudah cukup solid, meski masih terbuka untuk penyempurnaan.

"Secara keseluruhan, ini pemanggilan yang cukup beralasan dan juga sangat membuat saya yakin kita bisa berbicara banyak di ASEAN Championship bulan Juli nanti," pungkas Rizal Pahlevi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang