Intan Abdams Katoppo Resmi Jadi Dirut Baru Phapros, Ini Formasi Barunya
Corporate Secretary Phapros, Zahmilia Akbar, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa RUPSLB menyetujui pemberhentian dengan hormat sejumlah pejabat lama. Mereka adalah Komisaris Utama periode 2021–2026 Maxi Rein Rondonuwu, Komisaris Independen Chrisma Aryani Albandjar, serta Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM periode 2023–2026 Yudhi Rangkuti.
Dalam forum yang digelar pada Senin, 27 April 2026, anak usaha PT Kimia Farma (Persero) Tbk ini juga menetapkan nama-nama baru untuk mengisi posisi strategis. Alfi N Rustam dipercaya sebagai Komisaris Utama, Nurjayanto Kusumawardhono sebagai Komisaris Independen, Intan Abdams Katoppo sebagai Direktur Utama, serta Ferdinand Troedu sebagai Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM.
Sebagai pucuk pimpinan baru, Intan Abdams Katoppo dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam memimpin perusahaan, baik di sektor swasta maupun BUMN.
Zahmilia turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran manajemen sebelumnya atas kontribusi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, kinerja perusahaan mulai menunjukkan tren pertumbuhan positif pada 2025.
Ia menambahkan bahwa perubahan struktur kepemimpinan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi agar transformasi bisnis yang telah berjalan dapat terus berlanjut.
"Phapros terus berkomitmen untuk memberikan produk dan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Indonesia dan saat yang sama memiliki target untuk tumbuh positif sebagai sebuah korporasi yang profesional dan sehat, karena menjaga kepercayaan seluruh stakeholder adalah target utama kami," sebut Zahmilia.
Adapun susunan lengkap manajemen Phapros berdasarkan hasil RUPSLB 2026 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Alfi Novtriansyah Rustam
- Komisaris Independen: Nurjayanto Kusumawardhono
- Komisaris Independen: Bimo Wijayanto
- Komisaris: Masrizal Achmad Syarief
Dewan Direksi:
- Direktur Utama: Intan Abdams Katoppo
- Direktur Produksi: Ida Rahmi Kurniasih
- Direktur Pemasaran: Maraja Jeson Siregar
- Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM: Ferdinand Troedu
(ANT)