Mengejutkan! Ricky Kambuaya Tak Masuk Skuad John Herdman, Bung Ropan Prediksi Comeback di AFF

Ricky Kambuaya
Ricky Kambuaya

  Keputusan John Herdman yang tidak memasukkan nama Ricky Kambuaya dalam daftar skuad terbaru Timnas Indonesia memunculkan tanda tanya besar. Padahal, gelandang milik Dewa United itu selama ini dikenal sebagai salah satu pemain andalan di lini tengah Skuad Garuda.

Nilai pasar yang menyentuh angka Rp5,6 miliar seakan mempertegas statusnya sebagai pemain penting. Namun, realitas di era pelatih baru justru berbeda. Nama Kambuaya mendadak menghilang, memicu reaksi dari berbagai kalangan, termasuk pengamat sepak bola senior, Bung Ropan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube ITSMe yang diunggah pada 23 April 2026, Bung Ropan secara terang-terangan mengaku terkejut dengan keputusan tersebut. Ia menyebut pencoretan Kambuaya sebagai sesuatu yang tidak biasa.

“Ricky kan dicoret juga (oleh John Herdman) sama dengan Ezra,” ujar Bung Ropan.

“Makanya kaget juga saya ketika Ricky enggak ada, biasanya masuk dia, kan,” sambungnya.

Dari Andalan Era Shin Tae-yong ke Bangku Cadangan

Sulit dimungkiri, Kambuaya adalah salah satu pemain yang paling bersinar di era Shin Tae-yong. Gaya bermainnya yang agresif, mobilitas tinggi, serta keberanian melakukan penetrasi membuatnya kerap menjadi pembeda di lapangan.

Tak hanya piawai dalam menyerang, pemain asal Papua itu juga dikenal kuat dalam memutus aliran bola lawan. Kombinasi tersebut menjadikannya sosok gelandang box-to-box yang sulit tergantikan.

Karena itu, absennya Kambuaya dalam skuad pilihan Herdman dinilai sebagai anomali. Terlebih, ia sebelumnya hampir selalu menjadi langganan Timnas Indonesia di berbagai ajang penting.

Pintu Belum Tertutup di Piala AFF 2026

Meski tersisih dari skuad saat ini, peluang Kambuaya untuk kembali mengenakan seragam Merah Putih belum sepenuhnya tertutup. Bung Ropan justru melihat momen kebangkitan itu bisa terjadi di Piala AFF 2026.

Menurutnya, turnamen level Asia Tenggara tersebut menjadi kesempatan ideal bagi pemain-pemain lokal untuk kembali unjuk gigi, termasuk mereka yang saat ini tersingkir dari tim utama.

“Nah, kalau untuk ukuran di Piala AFF, Ezra layak untuk dipanggil, karena ini kan kesempatan buat pemain-main lokal, termasuk dengan Kakak Ricky Kambuaya,” kata Bung Ropan.

“Inilah kesempatan nantinya John Herdman memanggil lagi Ricky Kambuaya dan Ezra untuk bermain nantinya di Piala AFF,” lanjutnya.

Piala AFF bukan bagian dari kalender resmi FIFA. Artinya, klub-klub Eropa tidak memiliki kewajiban melepas pemainnya. Kondisi ini membuat sejumlah nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Maarten Paes berpotensi absen.

Meski demikian, Bung Ropan tetap optimistis kekuatan Timnas Indonesia tidak akan berkurang signifikan. Ia menilai komposisi pemain dari liga domestik dan Asia masih cukup untuk membuat Garuda tampil kompetitif.

Salah satu yang disorot adalah Sandy Walsh yang tampil impresif bersama Buriram United dan sukses meraih gelar Liga Thailand musim 2025/2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi kuat kita (Skuad Garuda), sangat kuat. Kan kita masih punya Sandy Walsh yang bermain di Buriram yang kemarin baru juara Liga Thailand,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Turnamen ini diprediksi menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain yang ingin kembali merebut tempat di Timnas Indonesia.