Gattuso Tak Tuntut Hak Pesangon dari Italia Demi Para Stafnya

Timnas Italia, Piala Dunia 2026, pesangon, staf pelatih, Gattuso Tak Tuntut Hak Pesangon dari Italia Demi Para Stafnya

Gennaro Gattuso memutuskan berpisah dari Timnas Italia setelah hasil buruk di babak play-off Piala Dunia 2026.

Timnas Italia gagal lolos Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina.

Keputusan berpisah diumumkan pada Jumat (3/4/2026), beberapa hari setelah pertandingan tersebut.

Gattuso baru menjabat sebagai pelatih Italia kurang dari satu tahun sejak menggantikan Luciano Spalletti pada Juni 2025.

Hasil ini membuat Italia kembali absen dari Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Proses pengumuman kepergian Gattuso berlangsung sedikit lebih lambat dibandingkan perubahan lain di tubuh federasi.

Sebelumnya, Gabriele Gravina dan Gianluigi Buffon juga sudah lebih dulu meninggalkan posisi mereka di federasi sepak bola Italia.

Lepas Hak Pesangon

Melansir Football Italia pada Senin (6/4/2026) berdasarkan laporan media Italia, Coriere della Sera, Gattuso memilih tidak mengambil pesangon dari sisa kontraknya. 

Langkah ini diambil agar staf pelatih mendapatkan kompensasi secara penuh.

Penundaan pengumuman kepergian disebut berkaitan dengan penyelesaian hak staf pelatih.

Gattuso ingin memastikan seluruh anggota tim pendukung memperoleh hak mereka tanpa kendala.

Timnas Italia, Piala Dunia 2026, pesangon, staf pelatih, Gattuso Tak Tuntut Hak Pesangon dari Italia Demi Para Stafnya

Pelatih kepala timnas Italia Gennaro Gattuso dan kepala delegasi timnas Italia Gianluigi Buffon menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan kualifikasi Grup I Piala Dunia FIFA 2026 antara Italia dan Israel, di Stadion Bluenergy di Udine, Italia timur laut, pada 14 Oktober 2025.

Keputusan tersebut membuat dana kompensasi bisa segera disalurkan kepada staf.

Ia rela melepas hak finansial pribadi demi kepentingan tim yang bekerja bersamanya selama masa jabatan.

Sikap Serupa di Klub Sebelumnya

Langkah ini bukan yang pertama dilakukan Gattuso sepanjang karier kepelatihannya.

Ia pernah mengambil keputusan serupa saat meninggalkan AC Milan pada 2019.

Saat itu, Gattuso masih memiliki kontrak hingga 2021. Namun, ia memilih melepas sisa gaji agar staf pelatih tetap menerima bayaran sesuai kontrak.

Hal serupa juga terjadi saat ia mengakhiri kerja sama dengan beberapa klub lain seperti OFI Crete, Pisa, dan Hajduk Split.

Dalam beberapa kesempatan tersebut, Gattuso menyetujui pemutusan kontrak tanpa meminta pesangon.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang