Kisah Kakak Korban Tewas Dikejar Polisi Pacitan, Menikah di Kamar Jenazah Adiknya

Pacitan, ijab kabul, Kisah Kakak Korban Tewas Dikejar Polisi Pacitan, Menikah di Kamar Jenazah Adiknya

Kakak korban kecelakaan yang tewas usai dikejar polisi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, melangsungkan proses akad nikah di ruang administrasi Instalasi Kamar Jenazah RSUD dr. Darsono Pacitan, pada Rabu (25/3/2026).

Seperti diketahui, seorang pemuda bernama Diva Tri Herianto (21) asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, meninggal usai menabrak tiang dan tangga di tepi jalan Dusun Pager, Desa Arjowinangun, saat dikejar polisi karena diduga melakukan pelanggaran lalu lintas.

Adapun kakak korban yang melangsungkan pernikahan adalah Dava Dwi Herianto dengan pasangannya, Putri Yunita Sari asal Pacitan.

Ijab Kabul Berlangsung di Dekat Jenazah

Dilansir dari TribunJatim, dalam sebuah video yang diterima, ijab kabul dilaksanakan di dekat jenazah korban dan disaksikan oleh keluarga serta perangkat desa setempat.

"Iya kemarin (Rabu) ada pernikahan atau ijab kabul di kamar jenazah rumah sakit (RSUD dr Darsono Pacitan)," ungkap Direktur RSUD dr Darsono Pacitan, dr Johan Tri Putranto, Kamis (26/3/2026).

Dia menjelaskan, jenazah Diva Tri Herianto lebih dahulu dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum luar dan proses pembersihan.

Tak lama berselang, keluarga korban datang dan mengajukan permohonan agar prosesi pernikahan kakak korban dapat dilangsungkan di rumah sakit.

"Setelah selesai visum luar dan pembersihan, kemudian tak selang berapa lama keluarga korban ini datang ke instalasi kamar jenazah kemudian ada permohonan untuk melakukan pernikahan," terang dr Johan.

Dr Johan mengaku pernikahan dilakukan di ruang instalasi dengan posisi jenazah korban ada di sebelah mempelai.

“Kami fasilitasi dan bisa dilihat di video pernikahan seadanya tanpa ada riasannya berarti,” imbuhnya.

Hari Ijab Kabul Dimajukan

Menurut keterangan keluarga, akad nikah sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada hari ini atau Kamis (26/3/2026).

Namun, karena ada musibah yang terjadi, keluarga memutuskan untuk memajukan waktu pelaksanaan akad nikah pada Rabu (25/3/2026).

"Sebenarnya menikahnya hari ini tapi karena adiknya meninggal diajukan kemarin," ucap dr Johan.

Pihak rumah sakit bersama petugas Kantor Urusan Agama (KUA) pun akhirnya memfasilitasi pelaksanaan akad nikah tersebut dengan mempertimbangkan kondisi keluarga yang masih berduka.

"Kebetulan kan juga petugas KUA (Kantor Urusan Agama) juga memfasilitasi. Jadi bagi kami RSUD dr Darsono tidak masalah," tuturnya.

Usai prosesi akad nikah, keluarga mempelai pria langsung kembali ke Brebes, Jawa Tengah, untuk memakamkan korban.

Sementara itu, resepsi pernikahan yang semula dijadwalkan pada Kamis (26/3/2026) dibatalkan dan diganti dengan doa bersama keluarga.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Kisah Haru Pasca Tragedi Polisi Kejar Pemotor di Pacitan, Kakak Ijab Kabul di Samping Jenazah Adik"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang