Patrick Kluivert Beberkan Alasan Pemanggilan Reza Arya ke Timnas
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memanggil penjaga gawang PSM Makassar, Reza Arya, jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Langkah ini diambil setelah posisi kiper timnas terguncang akibat cedera yang dialami Emil Audero dan kondisi Maarten Paes yang baru saja pulih dari cedera.
Situasi tersebut memaksa Kluivert mencari opsi tambahan guna menjaga kedalaman tim.
Meski baru tampil satu kali bersama PSM Makassar musim ini, Reza Arya dinilai memiliki kualitas yang layak diperhitungkan.
Kluivert menegaskan kehadirannya memberi tambahan tenaga di bawah mistar.
"Reza melakukan pekerjaan dengan baik juga. Dia penjaga gawang keempat kami," kata Patrick Kluivert dilansir dari kanal YouTube Timnas Indonesia.
Dengan bergabungnya Reza, kini skuad Garuda memiliki empat kiper, yakni Maarten Paes, Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Reza Arya.
Dari daftar tersebut, hanya Reza yang belum mencatatkan caps bersama timnas senior.
Persaingan Kiper Makin Ketat
Menurut Kluivert, kehadiran Reza bukan sekadar menambah jumlah pemain, melainkan juga untuk meningkatkan kualitas persaingan di posisi kiper.
"Karena pelatihannya adalah yang kami lakukan untuk menjaga Maarten juga dan Nadeo sedikit lebih tajam," ucap Kluivert.
Pelatih berusia 49 tahun itu menambahkan, hanya kiper terbaik yang akan diturunkan saat menghadapi laga penting kontra Arab Saudi dan Irak.
"Karena kami ingin memiliki kekuatan. Gawang kita harus dijaga dengan baik dan bagi saya itu adalah posisi penting tentu saja," lanjutnya.
Kehilangan Emil Audero Jadi Pukulan Berat
Debutan penjaga gawang Emil Audero dan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert berpelukan bahagia atas kemenangan menghadapi China, Kamis (5/6/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Absennya Emil Audero tetap menjadi kehilangan besar bagi Timnas Indonesia.
Kluivert mengakui bahwa kiper Inter Milan itu adalah sosok penting yang diproyeksikan sebagai pilihan utama di bawah mistar.
"Tapi tetap saja anda tahu untuk kekuatan tim itu sayang sekali kami kehilangan Emil, (dia) tidak ada di dalam tim," tegas Kluivert.
"Tapi itulah tujuan sepak bola, adalah olahraga di mana cedera dapat terjadi. Sayang sekali kami tidak bisa memiliki Emil di bawah mistar," pungkas Patrick Kluivert.