Manusia Silver Lagi, Ganda Malaysia Chia/Soh Apes di Ajang Super 1000

All England, Aaron Chia, Soh Wooi Yik, bulu tangkis, Malaysia, Manusia Silver Lagi, Ganda Malaysia Chia/Soh Apes di Ajang Super 1000

Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, lagi-lagi harus mengubur mimpi juara turnamen level Super 1000 di All England 2026.

Pasangan yang kini menduduki ranking 2 BWF tersebut kembali menelan kekalahan di final All England 2026. Mereka dipaksa menyerah rubber game oleh Kim Won-ho/Seo Seung-jae (21-18, 12-21, 19-21).

Bertanding di Utilita Arena Birmingham, Minggu (8/3/2026), Aaron Chia/Soh Wooi Yik awalnya mampu menampilkan permainan terbaik dan mengungguli Kim/Seo di game pertama. 

Bola-bola sulit dan cegatan cepat di depan net menghasilkan banyak poin untuk Chia/Soh. Pertahanan mereka juga tidak mudah tembus, sehingga gim pertama ditutup dengan skor 21-18.

Namun, perubahan strategi yang dilakukan Kim/Seo membuat Chia/Soh kalang-kabut di gim kedua. Mereka banyak melakukan kesalahan sendiri dan kalah 12-21.

Di gim ketiga, Chia/Soh sempat unggul cukup jauh di jeda interval 11-7. Namun, ciri khas Kim/Seo menikung di poin kritis muncul dan membuat mereka harus gigit jari menerima kekalahan 19-21.

Inilah kegagalan kedelapan Chia/Soh di level Super 1000. Julukan Manusia Silver semakin lekat dengan mereka, seperti ujar-ujar yang kerap dikatakan oleh penikmat bulu tangkis di media sosial. 

Daftar Kegagalan Chia/Soh di Level S1000

Aaron Chia/Soh Wooi Yik pertama kali menjejak final kejuaraan BWF World Tour level Super 1000 pada All England 2019. Mereka berjumpa ganda putra legendaris Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan kalah 11-21, 21-14, 12-21.

Berikutnya, Chia/Soh berturut-turut keok di final Thailand Open 2020, Indonesia Open 2023, China Open 2023, All England 2024, China Open 2025, dan Malaysia Open 2026.

Khusus All England, tahun ini adalah ketiga kalinya Chia/Soh berdiri di podium kedua. Edisi 2024 mereka digebuk Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dua gim langsung dengan skor 16-21, 16-21.

All England, Aaron Chia, Soh Wooi Yik, bulu tangkis, Malaysia, Manusia Silver Lagi, Ganda Malaysia Chia/Soh Apes di Ajang Super 1000

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kanan) dan Muhammad Rian Ardianto (kiri) memperlihatkan piala dan medalinya usai mengalahkan ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam final All England Open 2024 di Utilita Arena Birmingham, Inggris, MInggu (17/3/2024). Fajar dan Rian meraih juara pertama turnamen itu setelah menang dalam dua gim langsung 21-16, 21-16. ANTARA FOTO/HO-PBSI/mrh/YU

Rentetan kegagalan di final Super 1000 ini membuat Chia/Soh kecewa. Mereka tidak habis pikir dengan keberuntungan yang tak pernah berpihak kepada mereka. 

Aaron Chia/Soh Wooi Yik Pantang Menyerah

Meski begitu, Aaron Chia/Soh Wooi Yik secara jantan mengakui permainan Kim/Seo lebih baik dari mereka di final All England 2026 dan layak menjadi juara. 

Ganda putra yang telah berpasangan selama 11 tahun sejak 2015 ini memusatkan perhatian ke evaluasi permainan sendiri. Mereka bertekad memperbaiki diri agar kelak bisa pecah telur di level Super 1000.

"Kalah lagi adalah hal yang menyakitkan, namun kami belajar banyak. Kami kembali gagal meraih gelar Super 1000 pertama. Mungkin memang belum waktunya," ujar Aaron Chia dilansir dari Berita Harian. 

"Masih banyak kesempatan di depan. Saya merasa kami sudah bermain bagus. Kami mencapai final dan kalah dari ganda terbaik dunia. Banyak hal yang bisa dipelajari," jelasnya. 

"Kami begitu dekat dengan tujuan kami, tapi waktu harus terus berjalan. Anggap saja jadi pengalaman. Semoga bisa membantu kami kelak di kesempatan berikutnya," tambah Soh Wooi Yik. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang