Rekomendasi Treatment Minim Downtime untuk Tampil Fresh di Hari Raya

Ilustrasi wanita.
Ilustrasi wanita.

 Memasuki penghujung Ramadhan, perhatian terhadap penampilan biasanya ikut meningkat. Selain menyiapkan busana dan kebutuhan Hari Raya, banyak orang mulai fokus memperbaiki kondisi kulit agar tampil lebih segar saat Lebaran. Salah satu keluhan paling umum selama puasa adalah kulit kering dan kusam akibat berkurangnya asupan cairan.

Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, dr. Lusiyanti, Sp.DVE, menjelaskan bahwa dehidrasi memang berdampak langsung pada kesehatan kulit. Scroll untuk tahu penjelasan lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi, karena puasa itu kulit jadi dehidrasi, maka perlu ekstra kasih pelembap. Kemudian juga krim malamnya juga nggak boleh lewat,” kata dr Lulu, sapaan akrabnya saat Grand Opening DERMAVers Clinic PIK, Tangerang, belum lama ini. 

Ia menambahkan bahwa kulit yang kurang terhidrasi akan mengalami perlambatan regenerasi sel.

“Karena kalau misalnya kulit dehidrasi, dia tuh akan turnover-nya lebih lambat daripada yang terhidrasi dengan baik,” tambahnya.

Fokus Hidrasi dan Skin Booster

Langkah paling dasar tentu memastikan kebutuhan cairan tercukupi saat sahur dan berbuka. Selain itu, penggunaan pelembap dan krim malam secara rutin membantu menjaga skin barrier tetap optimal.

Untuk hasil yang lebih intens, owner klinik DERMAVers itu menyarankan skin booster, termasuk varian berbahan DNA salmon yang dikenal membantu meningkatkan hidrasi dan kualitas kulit secara menyeluruh. Selain mengatasi kering, treatment ini juga diklaim dapat membantu memperbaiki kondisi kulit berjerawat yang kerap muncul akibat perubahan pola makan selama Ramadan.

Perawatan Tambahan untuk Kulit Lebih Cerah

Menjelang Lebaran, sebagian orang memilih perawatan dengan hasil lebih terlihat dalam waktu relatif singkat. Salah satunya adalah teknologi laser picosecond seperti Picocare Majesty.

Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, dr. Irwan Junawanto, Sp. DVE, menjelaskan, Picocare Majesty disebut sebagai laser picosecond dengan durasi pulse 250 picosecond dan telah mengantongi sertifikasi FDA.

"Teknologi ini banyak digunakan untuk membantu mengatasi pigmentasi, bekas jerawat, hingga peremajaan kulit, dengan downtime minimal sehingga pasien tetap bisa beraktivitas," ungkapnya.

Selain itu, ada pula Oligio X, perangkat skin tightening non-invasif berbasis Monopolar RF 6.78 MHz dengan sistem dual mode. Treatment ini dirancang untuk membantu mengencangkan kulit, menyamarkan garis halus, mengecilkan pori-pori, sekaligus mendukung proses collagen remodeling. Keunggulannya terletak pada minimnya rasa sakit dan tidak memerlukan masa pemulihan panjang, sehingga cocok bagi individu dengan aktivitas padat menjelang Lebaran.

Rambut Lebih Percaya Diri Saat Silaturahmi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya kulit wajah, masalah kerontokan atau kebotakan juga menjadi perhatian sebagian orang saat momen kumpul keluarga. Untuk itu, tersedia prosedur Hair Transplant dengan teknik unshaven dan long hair transplant, yang memungkinkan pasien menjalani transplantasi tanpa perlu mencukur rambut.

"Pendekatan ini mempertahankan panjang rambut asli selama proses transplantasi, sehingga hasilnya tampak lebih natural dan tidak mengganggu penampilan selama masa pemulihan," papar dr. Rudianto S., M. Med, Sp. DVE, FINSDV, FAADV, di acara yang sama.