Viral Video Rumah Dibelah Jadi Dua di Grobogan, Ini Kata Kades soal Konflik Rumah Tangga

Viral Video Rumah Dibelah Jadi Dua di Grobogan, Ini Kata Kades soal Konflik Rumah Tangga

Sebuah rumah di Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, menjadi viral di media sosial setelah terlihat terbelah menjadi dua bagian. 

Aksi ini membuat warga dan warganet heboh, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik rumah yang dulunya menjadi tempat tinggal keluarga tersebut.

Kepala Desa Mlowokarangtalun, Wahyu Hudiyono, membenarkan peristiwa itu terjadi pada Jumat pagi, (13/2/2026). 

Ia memastikan video yang beredar bukan rekayasa, melainkan fakta yang terjadi di lapangan. Kondisi lingkungan sekitar saat ini dikatakan tetap aman dan kondusif.

Detik-detik rumah terbelah

Rekaman yang viral memperlihatkan seorang pria menggunakan gergaji mesin untuk memotong perabot kayu di dalam rumah. 

Suara mesin terdengar keras, sementara genteng dan bagian atap dilepas satu per satu. 

Video berikutnya menunjukkan rumah perlahan terbelah, membuat struktur bangunan tampak seperti dua rumah terpisah dalam satu pekarangan.

Warganet pun ramai membagikan video tersebut, menyoroti aksi ekstrem yang jarang terjadi. 

Banyak yang merasa terkejut, sebagian iba, dan tidak sedikit yang penasaran dengan alasan di balik keputusan drastis ini.

Konflik rumah tangga jadi pemicu

Menurut Wahyu, aksi membelah rumah ini merupakan puncak dari konflik rumah tangga yang sudah lama terjadi. 

Dugaan perselingkuhan menjadi salah satu pemicu. 

"Suaminya sudah memaafkan, asal jangan diulangi. Tapi malah si istri sudah tidak mau sama suaminya lagi," ujarnya, dikutip dari BangkaPos, Minggu (15/2/2026). 

Upaya mediasi yang difasilitasi pihak desa sebelumnya tidak membuahkan hasil karena kedua belah pihak tetap bersikukuh pada pendirian masing-masing. 

Pasangan ini diketahui telah menikah selama kurang lebih tujuh tahun dan dikaruniai dua anak. Status domisili mereka yang masih tercatat di Kecamatan Kradenan turut menambah kompleksitas persoalan.

Tindakan serius, bukan sekadar emosi

Fakta lain menunjukkan bahwa pembelahan rumah dilakukan dengan keseriusan, bukan luapan emosi sesaat. 

Sebagian genteng rumah bahkan dibawa ke kampung asal suami di Simo. 

Kepala Desa menegaskan bahwa pria yang terlihat mengoperasikan gergaji kemungkinan hanyalah orang yang diminta membantu proses pembongkaran, bukan sang suami langsung.

"Bukan itu suaminya, mungkin orang suruhannya," ungkap Wahyu. 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa masalah rumah tangga yang tidak terselesaikan secara bijak bisa berujung pada tindakan ekstrem. 

Rumah yang sebelumnya menjadi simbol kebersamaan kini menjadi saksi retaknya hubungan pasangan tersebut, sementara warga setempat tetap diminta menjaga ketenangan dan situasi tetap kondusif.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Viral! Pria di Grobogan Belah Rumah Jadi Dua Usai Konflik Rumah Tangga Diduga karena Selingkuh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang