OpenAI Tutup Platform Sora, AI Pembuat Video yang Sempat Viral

Sora, OpenAI, OpenAI Tutup Platform Sora, AI Pembuat Video yang Sempat Viral

OpenAI resmi menutup Sora, platform kecerdasan buatan (AI) pembuat video berbasis teks yang sempat viral, sejak pertama kali diperkenalkan pada Desember 2024 lalu.

Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan salah satu teknologi AI generatif yang paling mencuri perhatian dalam beberapa tahun terakhir.

Sora dikenal sebagai model AI yang mampu menghasilkan video realistis hanya dari perintah teks (text-to-video).

Teknologi ini sempat ramai diperbincangkan, karena kemampuannya membuat adegan kompleks dengan kualitas visual yang mendekati produksi profesional, bahkan dalam waktu singkat.

Penutupan platform Sora diumumkan melalui akun media sosial resmi OpenAI, Selasa (24/3/2026).

“Kami mengucapkan selamat tinggal pada aplikasi Sora,” tulis tim Sora.

“Kepada semua yang telah berkarya dengan Sora, membagikannya, dan membangun komunitas di sekitarnya: terima kasih. Apa yang Anda ciptakan dengan Sora berarti, dan kami memahami kabar ini mengecewakan.”

OpenAI belum mengonfirmasi laporan bahwa Sora akan segera hadir di dalam ChatGPT.

Meski begitu, perusahaan menjanjikan akan segera membagikan informasi lebih lanjut, termasuk jadwal untuk aplikasi dan API, serta detail mengenai cara menyimpan hasil karya pengguna.

Perubahan strategi

Langkah ini disebut sebagai bagian dari perubahan strategi perusahaan yang kini lebih fokus pada pengembangan teknologi inti dan solusi berbasis enterprise.

OpenAI disebut ingin mengalihkan sumber daya komputasi dan pengembangan ke produk yang dinilai lebih berkelanjutan secara bisnis, seperti model bahasa besar, AI untuk coding, hingga sistem berbasis simulasi.

Sora sendiri dikenal membutuhkan daya komputasi yang sangat besar, sehingga operasionalnya dinilai kurang efisien untuk dijadikan layanan massal dalam jangka panjang.

Selain faktor bisnis, teknologi ini juga menghadapi berbagai tantangan lain, termasuk potensi penyalahgunaan.

Kemampuan Sora dalam menghasilkan video realistis memunculkan kekhawatiran terkait pembuatan konten deepfake, serta risiko penyebaran informasi yang menyesatkan.

Di sisi lain, isu hak cipta juga menjadi sorotan. Beberapa laporan menyebutkan teknologi serupa berpotensi menghasilkan konten yang melibatkan elemen berhak cipta tanpa izin, sehingga membuka kemungkinan sengketa hukum.

Sora, OpenAI, OpenAI Tutup Platform Sora, AI Pembuat Video yang Sempat Viral

Aplikasi Sora by OpenAI baru hadir eksklsuif di iOS untuk pengguna di AS dan Kanada.

Penutupan Sora juga berdampak pada ekosistem kreator yang sebelumnya mulai memanfaatkan teknologi ini untuk produksi konten secara cepat dan efisien.

Meski demikian, langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa tidak semua produk AI generatif yang viral mampu bertahan dalam jangka panjang, terutama jika menghadapi tantangan biaya, regulasi, dan monetisasi.

Kendati platformnya dihentikan, teknologi di balik Sora diperkirakan tidak akan sepenuhnya hilang, dilansir KompasTekno dari Reuters.

OpenAI kemungkinan tetap mengembangkan kemampuan text-to-video sebagai bagian dari riset jangka panjang atau mengintegrasikannya ke dalam produk lain di masa depan.

Penutupan Sora pun mencerminkan arah baru industri AI yang mulai bergeser dari sekadar mengejar inovasi viral menuju pengembangan teknologi yang lebih matang dan berkelanjutan secara bisnis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang