Kartu Merah Alvaro Morata Bikin Cesc Fabregas Marah
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, marah saat anak didiknya, Alvaro Morata, mendapatkan kartu merah saat menghadapi Fiorentina.
Hasil pekan ke-25 Liga Italia 2025-2026 Como 1907 vs Fiorentina berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Sabtu (14/2/2026).
Tim asuhan Cesc Fabregas ini unggul dalam peringkat dibandingkan La Viola, yang berjuang untuk terhindar dari zona degradasi dan baru memenangi tiga dari 24 laga Serie A sebelum laga tersebut.
Kenyataan pahit menerpa, Como justru menelan kekalahan 1-2 di hadapan pendukungnya sendiri.
Fiorentina berhasil unggul di babak pertama melalui gol Nicolo Fagioli pada menit ke-26. La Viola kemudian menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat penalti Moise Kean pada menit ke-54.
Como baru bisa memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 ketika Fabiano Parisi mencetak gol bunuh diri pada menit ke-77.
Kartu Kuning Kedua Morata
Keadaan semakin buruk bagi Como ketika Morata harus meninggalkan lapangan akibat kartu merah, yang diperolehnya setelah menerima kartu kuning kedua dalam waktu singkat.
Kartu kuning pertama didapat Morata pada menit ke-88 setelah protes keras terhadap wasit, yang dipicu oleh provokasi dari Rolando Mandragora.
Hanya semenit berselang, Morata kembali mendapatkan kartu kuning akibat tindakan tidak sportif terhadap pemain Fiorentina, Luca Ranieri.
Dalam tayangan ulang, terlihat adu mulut antara Morata, Marin Pongracic, dan Ranieri, yang berujung pada tindakan Morata menanduk kepala Ranieri.
Akibatnya, Como harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain dan kalah 1-2.
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.
Reaksi Cesc Fabregas
Cesc Fabregas bereaksi dengan keras terhadap kartu merah Morata.
"Provokasi adalah bagian dari permainan. Mereka yang tidak bisa menanganinya sebaiknya memilih olahraga lain," ujar Fabregas di DAZN.
"Saya berharap lebih banyak dari pemain berpengalaman seperti dia."
Dia juga menekankan pentingnya tidak mencari alasan dan tidak membiarkan tindakan orang lain memengaruhi permainan mereka.
Dengan performa Morata masih kurang memuaskan, di mana ia belum mencetak gol dalam 15 pertandingan Liga Italia dan hanya menyumbang 2 assist, lini depan Como kini lebih mengandalkan penyerang Yunani, Tasos Douvikas.
Morata saat ini berstatus pemain pinjaman dari AC Milan dan Como punya kewajiban pembelian pada akhir musim.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang