Real Madrid Menang Derbi, Kartu Merah untuk Valverde Bikin Heran

Real Madrid, Atletico Madrid, Liga Spanyol, Huijsen, Real Madrid Menang Derbi, Kartu Merah untuk Valverde Bikin Heran

Bek Real Madrid, Dean Huijsen, mengaku tidak percaya dengan keputusan wasit Munuera Montero yang mengusir rekan setimnya, Federico Valverde, dalam laga derbi kontra Atletico Madrid.

Laga derbi Real Madrid vs Atletico Madrid yang masuk rangkaian pekan ke-29 Liga Spanyol digelar di Santiago Bernabeu pada Minggu (22/3/2026) atau Senin (23/3/2026) dini hari WIB.

Valverde diganjar kartu merah pada menit ke-77 setelah melakukan pelanggaran terhadap Alex Baena. 

Meski bermain dengan 10 orang, Real Madrid tetap mampu mengamankan kemenangan 3-2 di Santiago Bernabeu.

Kartu Merah Jadi Sorotan di Laga Derbi

Keputusan wasit mengeluarkan kartu merah kepada Valverde menjadi salah satu momen krusial dalam pertandingan. 

Dilansir dari Mundo Deportivo, Huijsen menilai keputusan tersebut terlalu berlebihan karena tekel yang dilakukan tidak membahayakan.

Menurutnya, situasi itu seharusnya cukup dihukum dengan kartu kuning karena tidak ada unsur kekerasan berlebih dalam tekel yang dilakukan.

Real Madrid, Atletico Madrid, Liga Spanyol, Huijsen, Real Madrid Menang Derbi, Kartu Merah untuk Valverde Bikin Heran

Johnny Cardoso (kiri) dan Giuliano Simeone (kanan) mengapit Vinicius Junior (tengah) dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid vs Atletico Madrid di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 22 Maret 2026. (Foto oleh Javier SORIANO / AFP)

“Saya agak tidak percaya pada keputusan itu. Bagi saya, itu kartu kuning, Valverde melakukan tekel itu tidak terlalu keras,” ujar Huijsen.

Meski demikian, Real Madrid tetap mampu menjaga keunggulan hingga akhir laga dan mengamankan tiga poin penting.

“Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini bagi kami, apalagi ini derbi. Kami sangat senang dengan kemenangan ini dan harus mempertahankan performa ini,” ujar Huijsen.

Huijsen Bicara soal Performa dan Adaptasi Tim

Selain menyoroti insiden tersebut, Huijsen juga membahas performanya yang sempat menurun dan mendapat sorotan dari pendukung di Stadion Santiago Bernabeu.

“Penurunan performa itu terjadi pada semua pemain. Cedera juga tidak membantu, tetapi saya terus berusaha memberikan yang terbaik,” ujar Huijsen.

Ia menilai tuntutan tinggi dari suporter justru menjadi motivasi untuk tampil lebih baik.

“Tuntutan dari Bernabeu itu bagus karena menunjukkan ekspektasi mereka. Mereka percaya saya bisa memberikan lebih,” kata Huijsen.

Huijsen juga menyinggung kondisi tim yang sedang beradaptasi setelah sejumlah perubahan, termasuk pergantian pelatih dari Xabi Alonso ke Alvaro Arbeloa.

“Kami adalah tim baru dengan banyak perubahan, baik pemain maupun pelatih. Adaptasi itu normal. Kami harus bisa terus berkembang,” tambahnya..

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang