Aturan Baru Federasi Sepak Bola Argentina Bikin Lionel Messi Terancam Tak Bisa Bela Timnas Argentina

Kapten Timnas Argentina Lionel Messi
Kapten Timnas Argentina Lionel Messi

Nama Lionel Messi identik dengan Timnas Argentina. Kapten Albiceleste itu sudah mempersembahkan Copa America hingga Piala Dunia 2022. Namun siapa sangka, jika aturan terbaru Federasi Sepak Bola Argentina atau AFA sudah berlaku sejak dulu, karier internasional La Pulga mungkin tak pernah terjadi.

Kabar mengejutkan datang dari laporan The Athletic. AFA disebut menerapkan regulasi baru yang berpotensi membatasi pemain muda Argentina untuk berkarier di luar negeri sebelum menandatangani kontrak profesional dengan klub lokal. Dampaknya tidak main main. Pemain yang melanggar bisa kehilangan kesempatan mendapat panggilan tim nasional.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aturan ini langsung memicu perdebatan. Sebab, secara teknis, Messi termasuk dalam kategori pemain yang terdampak.

Seperti diketahui, Messi meninggalkan klub masa kecilnya, Newell’s Old Boys, saat baru berusia 13 tahun untuk bergabung dengan akademi Barcelona di Spanyol. Kala itu ia belum memiliki kontrak profesional di Argentina. Jika skenario tersebut terjadi di bawah aturan baru, peluangnya membela Albiceleste bisa tertutup.

Menurut laporan The Athletic, kebijakan tersebut melarang atlet sepak bola mendapat panggilan tim nasional jika pindah ke luar negeri tanpa terlebih dahulu menandatangani kontrak profesional dengan klub dalam negeri.

AFA menyebut kebijakan ini berkaitan dengan persoalan hukum patria potestad. Ini merupakan aturan hukum di Argentina yang memberikan otoritas kepada orang tua untuk mengelola urusan dan aset anak, termasuk dalam hal kontrak sepak bola.

Dalam praktiknya, hukum tersebut memungkinkan orang tua menentukan klub tujuan sang anak tanpa persetujuan klub pembina. Akibatnya, klub lokal sering kali hanya menerima kompensasi berupa biaya pengembangan pemain, bukan nilai transfer penuh.

Bagi AFA dan klub klub Argentina, situasi ini dianggap merugikan pembinaan sepak bola nasional. Banyak talenta muda pergi ke luar negeri terlalu cepat, sementara klub lokal kehilangan potensi pemasukan besar.

Lewat regulasi baru, federasi ingin memastikan klub dalam negeri mendapat perlindungan finansial dan pemain muda memiliki jalur profesional yang lebih jelas sebelum hijrah ke luar Argentina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di sisi lain, kebijakan ini memunculkan kekhawatiran. Banyak pihak menilai aturan tersebut bisa membatasi kebebasan karier pemain muda dan menghambat mimpi mereka meraih kesempatan di klub elite dunia.

Kasus Messi menjadi contoh paling nyata. Tanpa kepindahannya ke Barcelona, mungkin dunia tak pernah melihat salah satu pemain terbaik sepanjang masa.