Pertamina Temukan Upaya Pencurian Minyak Mentah di Sumatera Selatan
PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field berhasil menggagalkan upaya pencurian minyak mentah di wilayah kerja Prabumulih, Sumatera Selatan.
Hal itu diketahui dengan adanya temuan berupa truk bertangki modifikasi di dekat sumur produksi.
Temuan truk bertangki modifikasi ini mengindikasikan adanya praktik pengambilan minyak ilegal yang dilakukan secara terencana.
Dikutip dari Antara, berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (4/2/2026), Senior Manager Prabumulih Field Muhammad Luthfi Ferdiansyah mengatakan, peristiwa itu terungkap di sekitar SP 1 TTB.
Tim Security PEP Prabumulih Field bersama Tim Pengamanan Tertutup (PAMTUP) Zona 4 menemukan sebuah truk terperosok di jalan belakang SP 1 TTB (Tanjung Tiga Barat) menuju Sumur 49, Sabtu (31/1), sekitar pukul 10.00 WIB.
Luthfi mengatakan truk tersebut menggunakan tangki khusus yang tidak lazim untuk kendaraan angkutan biasa.
Truk memuat 10 ton minyak mentah
Ilustrasi Pertamina.
Pemeriksaan awal menunjukkan truk mengangkut sekitar 10 ton minyak mentah yang diduga berasal dari sumur migas di sekitar lokasi.
Volume muatan dan penggunaan tangki modifikasi juga menunjukkan bahwa pengangkutan tersebut tidak dilakukan secara spontan.
Guna menindaklanjuti temuan itu, Luthfi mengatakan pihak PEP Prabumulih Field segera berkoordinasi dengan Polsek Lembak untuk penanganan hukum dan pengembangan kasus.
“Kami mengapresiasi dukungan Polsek Lembak dalam penanganan kejadian ini,” ujar Luthfi.
Selama olah tempat kejadian perkara, pengamanan diperketat dan pengecekan dilakukan terhadap sumur-sumur di sekitar lokasi untuk menelusuri kemungkinan adanya aktivitas serupa.
Minyak mentah yang ditemukan disita sebagai barang bukti dan dititipkan di Pusat Pengumpul Produksi Prabumulih.
Sementara itu, truk tersebut telah diamankan kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang