Profil Irjen Sandi Nugroho: Lulusan Terbaik Akpol 1995 yang Ditunjuk Jadi Kapolda Sumatera Selatan

Kapolda Sumatera Selatan, Profil Irjen Sandi Nugroho: Lulusan Terbaik Akpol 1995 yang Ditunjuk Jadi Kapolda Sumatera Selatan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Irjen Pol Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Sandi yang saat ini menjabat sebagai Kadiv Humas Polri menggantikan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi yang ditunjuk menjadi Wakalemdiklat Polri.

Penunjukan Sandi sebagai Kapolda Sumatera Selatan diatur dalam Surat Telegram (ST) Nomor ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel dan ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tanggal 22 Januari 2026 dengan jumlah 32 personel. 

Dari keseluruhan mutasi tersebut, sebanyak 69 personel masuk kategori promosi jabatan dan pergeseran setara atau flat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi dan karier personel Polri.

“Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, dikutip dari Tribratanews, Sabtu (24/1/2026).

Profil Irjen Pol Sandi Nugroho 

Dilansir dari laman pribadinya, Sandi lahir di Salatiga, Jawa Tengah pada 1 Juli 1973.

Ia merupakan perwira tinggi Polri yang dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse. 

Sandi juga berstatus sebagai lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1995. 

Selain Akpol, jenderal bintang dua tersebut pernah menempuh pendidikan di PTIK pada 2002, Sespim Pol pada 2009, dan Sespimti pada 2018.

Karier Sandi di kepolisian dimulai sebagai perwira pertama (Pama) di Polda Metro Jaya pada 1995. 

Ia kemudian bertugas sebagai Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat pada 1996. 

Setahun berselang, ia dipercaya menjadi Kanit Resintel Polsek Kebayoran Baru, Polres Jakarta Selatan (1997), sebelum menjabat Kanit Jahtanras Polres Metro Jakarta Selatan pada 1999.

Pada 2000, Sandi bertugas sebagai Pama PTIK, lalu melanjutkan pengabdian sebagai Pama Polda Sumatera Utara pada 2002. 

Di wilayah tersebut, ia pernah menjabat Kapolsek Medan Labuhan Poltabes Medan (2002) dan Kapolsek Medan Baru Poltabes Medan (2003), kemudian dipercaya sebagai Kanit II Sat II Ditreskrim Polda Sumut pada 2004.

Pengalaman di bidang reserse berlanjut saat ia mengemban amanah sebagai Kasat Reskrim Polres Asahan dan Kasat Reskrim Polresta Medan. 

Setelah itu, Sandi ditunjuk sebagai Wakapolres KPPP Belawan pada 2007.

Pada 2009, ia kembali ke Polda Metro Jaya dengan jabatan Pamen Polda Metro Jaya, sekaligus menjabat Ka Siaga C Pusdalops Ro Ops Polda Metro Jaya pada tahun yang sama. 

Kariernya terus menanjak ketika dipercaya sebagai Kasat I/Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada 2011, sebelum menjabat Kapolres Bandung Polda Jawa Barat pada 2011.

Pada 2012, Sandi ditugaskan sebagai Koordinator Staf Pribadi Wakapolri, lalu kembali ke Polda Metro Jaya sebagai Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya pada 2013. 

Penugasan di Mabes Polri dimulai saat ia menjabat Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri pada 2015, kemudian Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri pada 2016.

Masih pada 2016, Sandi dipercaya memimpin wilayah strategis sebagai Kapolrestabes Medan. 

Setahun kemudian, ia menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2017), sebelum kembali ke daerah sebagai Kapolrestabes Surabaya pada 2019.

Pada 2020, Sandi mengemban tugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri, sekaligus dipercaya menduduki jabatan strategis Karojianstra SSDM Polri pada tahun yang sama. 

Puncaknya, sejak 2023, ia menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang