Tak Disangka! 6 Barang Sehari-hari Ini Ternyata Terbuat dari Minyak Mentah

Ilustrasi pakaian wanita.
Ilustrasi pakaian wanita.

Lonjakan harga minyak dunia yang terjadi sejak meletusnya ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran memberikan dampak luas, dari sektor energi, transportasi hingga merembet ke berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Banyak orang mungkin tidak menyadari bahwa minyak mentah menjadi bahan baku utama untuk beragam produk yang kita gunakan setiap hari. 

Penutupan Selat Hormuz menjadi penyebab utama harga minyak mentah naik. Jalur laut ini menjadi pintu keluar-masuknya kapal-kapal tanker yang memasok sekitar 20 persen kebutuhan global. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir Al Jazeera, minyak mentah acuan global, Brent, melambung lebih dari 8 persen menembus US$103 per barel atau setara Rp1.751.000 (kurs Rp17.000) pada Minggu, 12 April 2026. Kenaikan ini menjadi kali pertama harga kembali melewati level US$100 sejak sempat melampaui US$111 per barel atau sekitar Rp1.887.000 pada pekan sebelumnya.

Persedian yang terbatas karena Selat Hormuz ditutup Iran serta kenaikan harga minyak otomatis mendorong biaya produksi berbagai barang ikut naik. Ketergantungan manusia terhadap produk-produk olahan minyak mentah membuat kehidupan modern sulit dilepaskan dari komoditas tersebut.

Di ujung tanduk krisis energi ini, kesadaran untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap produk berbasis minyak mentah menjadi semakin penting. Sayangnya, tidak semua orang menyadari dan mengetahui barang-barang apa saja yang terbuat dari minyak mentah.

Melansir Insights, berikut enam barang yang ternyata sangat dekat dengan kehidupan manusia dan terbuat dari minyak mentah. Scroll untuk informasi lengkapnya!

Ilustrasi minyak mentah.

1. Plastik

Plastik menjadi salah satu turunan minyak mentah yang paling banyak digunakan. Hampir semua kemasan produk mengandung plastik, mulai dari makanan hingga barang elektronik. Bahkan, perangkat seperti ponsel, televisi, dan speaker juga menggunakan bahan ini.

2. Pakaian

Minyak mentah digunakan untuk memproduksi berbagai jenis kain sintetis seperti polyester, nylon, dan spandex. Bahan-bahan ini membuat pakaian menjadi lebih ringan, tahan air, dan fleksibel.

3. Furnitur

Sofa dan Kursi dengan model menarik

Sofa dan Kursi dengan model menarik

Busa pada sofa dan kasur umumnya terbuat dari poliuretan berbasis minyak. Karpet di rumah pun banyak yang menggunakan material turunan minyak mentah.

4. Peralatan Dapur

Lapisan anti lengket pada alat masak seperti teflon dibuat dari bahan berbasis minyak (PTFE). Selain itu, beberapa bagian kulkas juga diproduksi menggunakan bahan dari minyak mentah.

5. Komponen Kendaraan

Selain sebagai bahan bakar, minyak mentah juga digunakan untuk membuat komponen kendaraan seperti bumper, kabel, hingga cairan mesin. Plastik berkinerja tinggi membantu mengurangi bobot kendaraan dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.

6. Produk Perawatan Diri

Ilustrasi Sabun Cair.

Ilustrasi Sabun Cair.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sabun, sampo, pasta gigi, hingga kosmetik banyak mengandung bahan turunan minyak seperti propylene glycol. Bahkan, lipstik dan lilin dibuat dari parafin yang berasal dari minyak mentah.

Melihat betapa luasnya penggunaan minyak mentah, tak heran jika kenaikan harganya berdampak besar pada kehidupan. Oleh karena itu, mulai beralih ke produk yang lebih ramah lingkungan bisa menjadi langkah kecil untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak mentah di masa depan.