Heboh! Anrez Adelio Dilaporkan Pacar Hamil 8 Bulan, Diduga Paksa Aborsi!
Aktor sekaligus presenter Anrez Adelio dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan kekerasan seksual yang memaksa pacarnya, wanita berinisial FP, menggugurkan kandungan hingga usia delapan bulan.
"Benar dilaporkan 29 Desember 2025," kata Kepala Bidang Hubugan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Selasa, 6 Januari 2026.
Dalam laporan yang diterima, pelapor mengaku sempat menjalin hubungan seksual dengan Anrez. Namun bukannya bertanggung jawab, FP malah mendapat tekanan dari terlapor. Bahkan disebut ada manipulasi menggunakan video tersembunyi untuk memaksa korban melakukan aborsi.
"Intinya ada ancaman kekerasan, manipulasi melalui video tersembunyi oleh terlapor untuk melakukan hubungan seksual sampai korban hamil 8 bulan, dan terlapor minta untuk digugurkan dan tidak bertanggungjawab," kata Budi.
Kepolisian kini tengah menelisik laporan tersebut dengan serius. Sejumlah saksi telah diperiksa, dan penyidik masih mendalami berbagai barang bukti yang ada.
"Saat ini dalam proses pemeriksaan saksi dan analisa barang bukti atas dugaan kekerasan seksual," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Anrez Adelio tengah menjadi perbincangan publik setelah dilaporkan ke polisi oleh seorang perempuan yang mengaku dekat dengan sang aktor bernama Friceilda Prillea alias Icel. Laporan tersebut terkait dugaan tindak kekerasan seksual, di mana Icel menuding Anrez telah menghamilinya lalu menghindari tanggung jawab.
Kasus ini mencuri perhatian lantaran Icel diketahui tengah hamil besar dan dikabarkan akan segera melahirkan. Meski sorotan publik semakin tajam, Anrez Adelio belum banyak angkat bicara secara langsung.
Kuasa hukum Anrez, Ramzy Brata Sungkar, mengatakan kliennya tidak menutup diri untuk memberikan klarifikasi, namun memilih menunggu waktu yang dianggap tepat.
"Pasti dong (akan rilis klarifikasi), tapi kita tunggu tanggal mainnya ya," tutur Ramzy melalui pesan singkat, Jumat 2 Januari 2026.
Di tengah tudingan serius tersebut, Ramzy menegaskan kondisi psikologis Anrez Adelio relatif stabil. Ia menyebut kliennya tidak menunjukkan kepanikan atau tekanan emosional berlebihan.
Menurut Ramzy, ketenangan Anrez berangkat dari keyakinannya bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi.
"(Anrez) biasa saja, sama sekali biasa saja. Kenapa? Karena tidak seperti yang diberitakan kejadiannya," tegas Ramzy.
"Cuma lebih banyak Istigfar saja. Kok difitnah seperti ini," tambahnya.