Guncang Awal 2026: Chelsea Kena Tolak, Manchester United Susun Skenario Jual Bruno Fernandes
Bursa transfer musim dingin baru saja dibuka, tetapi tensinya sudah memanas sejak hari pertama. Sejumlah keputusan besar langsung mengemuka, mulai dari Chelsea yang mendapat penolakan terang-terangan, Manchester United yang diam-diam menyusun skenario besar terkait masa depan Bruno Fernandes, hingga Liverpool dan Arsenal yang mulai bergerak senyap di balik layar.
Chelsea Kena Mental di Awal Tahun, Francesco Farioli Tegas Menolak
Chelsea harus menelan pil pahit di awal 2026. Setelah memutus kerja sama dengan Enzo Maresca, manajemen The Blues menjadikan Francesco Farioli sebagai target utama untuk menempati kursi pelatih kepala.
Namun rencana tersebut langsung kandas. Pelatih asal Italia itu menegaskan komitmennya untuk tetap bersama FC Porto dan menutup pintu bagi segala bentuk pendekatan dari klub Premier League.
Dalam pesannya kepada publik Porto, Farioli menyatakan bahwa ia dan klub akan terus berjalan bersama, pernyataan yang secara efektif memadamkan spekulasi kepindahannya ke Inggris.
Penolakan ini memaksa Chelsea mengalihkan fokus. Nama Liam Rosenior yang saat ini menangani Strasbourg muncul sebagai kandidat paling realistis. Sementara itu, Xavi Hernandez hanya diposisikan sebagai opsi cadangan apabila negosiasi utama menemui jalan buntu.
West Ham Bergerak Cepat, Dua Rekrutan Baru dalam 48 Jam
West Ham United tampil agresif di awal jendela transfer musim dingin. Jurnalis transfer Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa The Hammers telah menyelesaikan perekrutan striker Argentina Taty Castellanos dari Lazio dengan nilai transfer mencapai 29 juta euro.
Kesepakatan berdurasi panjang telah ditandatangani, sekaligus menandai rekrutan kedua West Ham dalam waktu kurang dari 48 jam. Sebelumnya, klub London tersebut juga mendatangkan Pablo dari Gil Vicente untuk menambah opsi di lini depan.
West Ham diketahui telah memantau Castellanos sejak masa sang pemain masih berkiprah di Major League Soccer. Kondisi keuangan Lazio yang sedang tidak stabil turut mempermudah proses negosiasi. Meski baru mencetak dua gol di Serie A musim ini, Castellanos diyakini mampu memberi dimensi baru dalam skema serangan David Moyes. Namun, kemungkinan besar ia belum bisa diturunkan saat West Ham menghadapi Wolves karena kendala administrasi.
Liverpool Siap Pecahkan Celengan Demi Bek Muda Eropa
Liverpool menunjukkan keseriusannya membenahi lini belakang. Laporan dari media Inggris menyebutkan bahwa The Reds telah membuat kemajuan signifikan dalam upaya merekrut Joel Ordonez dari Club Brugge.
Bek tengah berusia 21 tahun asal Ekuador itu masuk dalam radar Liverpool sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa. Kemampuan membaca permainan, tekel bersih, serta kematangan mentalnya menjadi nilai jual utama.
Liverpool dikabarkan siap menggelontorkan dana hingga 43 juta poundsterling, termasuk bonus berbasis performa. Langkah ini mencerminkan tekad Arne Slot untuk memperkuat sektor pertahanan di tengah badai cedera dan penurunan performa beberapa pemain inti.
Arsenal Didekati Agen Leon Goretzka
Nama besar kembali masuk radar Arsenal. Agen Leon Goretzka dilaporkan telah menghubungi pihak The Gunners untuk membuka peluang transfer sang gelandang pada Januari ini.
Pemain yang telah mengoleksi 67 caps bersama tim nasional Jerman itu mulai kehilangan peran sentralnya di Bayern Munchen sejak ditangani Vincent Kompany. Meski masih tampil reguler di Bundesliga, Goretzka kerap ditarik keluar lebih awal dan belum menjadi pilihan utama di Liga Champions musim ini.
Situasi tersebut membuatnya mulai mempertimbangkan opsi hengkang. Selain Arsenal, Manchester United dan Tottenham Hotspur juga disebut tertarik. Namun, Tottenham dinilai sebagai kandidat terkuat karena secara aktif mencari tambahan tenaga di lini tengah. Arsenal sendiri masih melihat transfer ini sebagai opsi, bukan prioritas utama.
Manchester United Masih Simpan Skenario Jual Bruno Fernandes
Isu paling sensitif datang dari Old Trafford. Sejumlah sumber internal menyebut Manchester United sebenarnya telah memfinalisasi rencana penjualan Bruno Fernandes sejak musim panas lalu.
Gelandang asal Portugal itu mengaku merasa kecewa mengetahui klub membuka peluang untuk melepasnya, meskipun ia tidak pernah meminta hengkang dan selalu menunjukkan komitmen penuh. Keputusannya bertahan lebih dipengaruhi faktor keluarga serta komunikasi dengan pelatih Ruben Amorim, bukan karena jaminan dari manajemen.
Mantan kepala pencari bakat MU, Mick Brown, mengungkapkan bahwa opsi menjual Bruno belum sepenuhnya ditutup. Hasil penjualannya disebut-sebut akan digunakan untuk merombak skuad secara besar-besaran pada musim panas 2026.
Namun Brown juga menilai langkah tersebut sangat berisiko, mengingat sulitnya menemukan pemain dengan pengaruh, kepemimpinan, dan kualitas setara Bruno Fernandes. Untuk saat ini, peluang transfer pada Januari nyaris tertutup, terutama karena MU masih kekurangan figur yang mampu menggantikan peran sang kapten.