Jersey Ketiga Manchester United 2026 Bertema 'Lancashire Rose' Bocor di Medsos, Fans Setan Merah Terbelah?
Jagat media sosial kini dihebohkan dengan bocoran desain jersey yang diduga kuat akan menjadi seragam ketiga Manchester United untuk musim 2026/2027. Foto-foto yang beredar ini memperlihatkan konsep yang sangat berani dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Dalam foto yang viral tersebut, tampak kapten tim Bruno Fernandes dan penyerang sayap Marcus Rashford berpose dengan jersey berwarna dasar off-white atau krem elegan. Namun, bukan warnanya yang jadi bahan pembicaraan utama, melainkan detail motif bunga mawar yang menghiasi hampir seluruh bagian depan baju.
Filosofi Mawar Lancashire
Jersey garapan Adidas ini mengusung tema "Lancashire Rose". Motif bunga mawar yang tampak samar (watermark) di bagian depan merupakan simbol sejarah yang sangat melekat dengan wilayah Lancashire, tempat klub bermarkas.
Desain ini seolah menjadi surat cinta untuk sejarah lokal Manchester. Berbeda dengan jersey musim-musim sebelumnya yang cenderung minimalis, kali ini Adidas tampil "berani" dengan menempatkan logo secara vertikal di tengah (centered logos):
- Logo Adidas di posisi paling atas.
- Logo Red Devil (hanya siluet setan merah) tepat di bawahnya.
- Logo Snapdragon sebagai sponsor utama di posisi terbawah.
Sentuhan Warna Klasik: Marun dan Hijau Tua
Untuk bagian detail lainnya, jersey ini menggunakan kombinasi warna yang unik. Kerah melingkar dan ujung lengan dihiasi garis berwarna marun dan hijau tua. Kombinasi ini memberikan kesan vintage namun tetap terlihat mewah.
Menariknya, logo klub yang digunakan bukanlah logo lengkap berbentuk perisai, melainkan hanya ikon Red Devil. Ini mengikuti tren desain Adidas "Elite Team" yang mulai menyederhanakan identitas visual klub pada jersey ketiga mereka agar lebih fashionable untuk dipakai sehari-hari (lifestyle).
Respons Fans: Antara Elegan dan Aneh
Sontak, bocoran ini memicu perdebatan panas di kalangan fans Setan Merah. Pantauan VIVA di platform X (dahulu Twitter), beberapa fans memuji langkah berani ini.
"Sangat elegan! Perpaduan warna krem dan marunnya juara, mawar Lancashire-nya bikin jersey ini terlihat mahal," tulis salah satu netizen.
Namun, tidak sedikit yang melontarkan kritik, terutama terkait penempatan logo di tengah yang dianggap kurang lazim bagi sejarah jersey MU. "Terlalu ramai dengan motif bunga, dan logo di tengah membuatnya tampak seperti jersey latihan," timpal akun lainnya.
Meskipun pihak manajemen Manchester United maupun Adidas belum memberikan konfirmasi resmi terkait keabsahan desain tersebut, tingkat presisi detail serta kehadiran pilar utama tim dalam materi visual yang beredar menguatkan spekulasi bahwa jersey ini telah memasuki fase produksi akhir.