Developer Game Jepang Ungkap Fakta Mengejutkan: Player Sebenarnya Benci Tutorial!

Ilustrasi orang sedang bermain game online
Ilustrasi orang sedang bermain game online

 Tutorial dalam video game selama ini dianggap sebagai elemen penting untuk membantu pemain memahami cara bermain.

Namun, sejumlah developer game asal Jepang justru menilai bahwa tutorial yang terlalu panjang dapat menurunkan minat pemain. Pandangan ini muncul dari pengalaman langsung para pengembang dalam menganalisis perilaku pemain.

Ilustrasi main game / gamer

Dikutip VIVA Selasa 30 Desember 2025, Seorang programmer veteran Jepang yang dikenal dengan nama Itchie, yang pernah bekerja di perusahaan besar seperti Square dan SNK, membagikan pengalamannya saat mengembangkan game mobile.

Awalnya, tim pengembang menambahkan banyak penjelasan di awal permainan karena menganggap pemain kesulitan memahami mekanik game. Namun, hasil analisis data menunjukkan hal sebaliknya.

Berdasarkan data log permainan, sebagian besar pemain melewati atau mengabaikan tutorial, bahkan banyak yang berhenti bermain sebelum tutorial selesai. Bukan karena mereka tidak memahami game, melainkan karena merasa bosan dan tidak sabar menunggu hingga bisa mengontrol karakter secara penuh.

Itchie menjelaskan bahwa pemain pada dasarnya ingin langsung bermain dan merasakan pengalaman inti dari sebuah game.

Ketika permainan terlalu lama menahan kendali pemain hanya untuk membaca atau mengikuti instruksi, minat bermain pun menurun. Setelah tutorial dipangkas hingga berdurasi sekitar 30 detik, tingkat retensi pemain justru meningkat secara signifikan.

Pandangan serupa juga diungkapkan oleh Shimaguni Yamato, developer game Jepang lainnya. Ia menilai bahwa banyak proyek game masih terjebak pada keinginan untuk menjelaskan semua fitur di awal permainan.

Padahal, menurutnya, pemain lebih menyukai proses belajar yang terjadi secara alami saat bermain, bukan melalui penjelasan panjang yang memutus alur pengalaman.

Dalam diskusi tersebut, para developer juga menyinggung pendekatan Nintendo yang kerap dijadikan contoh ideal. Nintendo dikenal mampu menyampaikan mekanik permainan melalui desain level dan gameplay, bukan lewat teks atau tutorial panjang. Pemain belajar sambil bermain tanpa merasa digurui atau dibatasi.

Pendekatan ini dianggap lebih efektif di era modern, di mana pemain memiliki banyak pilihan game dan cenderung cepat meninggalkan permainan yang terasa membosankan di menit-menit awal. Tutorial yang terlalu lama dinilai berisiko membuat pemain kehilangan ketertarikan sebelum benar-benar memahami keseruan game tersebut.

Ilustrasi bermain game online

Ilustrasi bermain game online

Sebagai kesimpulan, para developer game Jepang menekankan bahwa tutorial tetap penting, tetapi harus dirancang dengan bijak.

Tutorial yang singkat, interaktif, dan menyatu dengan gameplay dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penjelasan panjang di awal permainan. Tujuan utama sebuah game tetaplah memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan, bukan sekadar menyampaikan instruksi.