Detik-detik Pria Asal Tasikmalaya Meninggal Dunia Saat Lantunkan Nadhom Tauhid
Suasana silaturahmi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kota Tasikmalaya yang digelar pada Minggu, 28 Desember lalu, mendadak berubah menjadi haru. Momen tersebut terjadi setelah salah satu peserta, Muhidin bin Kiai Abdul Kholil dari Majelis Taklim Al Jamhur meninggal dunia saat melantunkan nadhom tauhid.
Dalam video yang diunggah di akun media sosial, awalnya, Muhidin bin Kiai Abdul Kholil berdiri didampingi seorang pria. Pria tersebut sempat memperkenalkan dirinya dan Muhidin kepada peserta yang hadir di acara tersebut.
“Perkenalkan kami dari dari Majelis Taklim Al Jamhur bukan Bahasa Bahasa Arab tapi Jamaah Gunung Luhur karena uwak ini adalah suami Takwa, takut sama yang tua,” kata pendamping Muhidin.
Muhidin yang mendengar celotehan pria yang disampingnya itu nampak tersenyum. Setelahnya, Muhidin yang menggunakan pakaian serba putih dan jas abu-abu serta kopiah kemudian dipersilahkan untuk membacakan nadhom tauhid.
“Abdul Muhi mangga, dihaturkan,” kata pria disebelahnya.
Muhidin kemudian melantunkan nadhom tauhid dengan sebelumnya diawali dengan mengucap bismillah. Saat melantunkan nadhom tauhid beberapa kali terlihat Muhidin memejamkan mata. Tangannya juga nampak gemetar saat melantunkan nadhom tauhid.
Dalam video itu, awalnya ia memegang mikrofon dengan satu tangan, lalu menempatkan tangan kanannya di bawah tangan kiri yang menggenggam mikrofon tersebut. Dia juga terlihat memejamkan mata sambil terus melantunkan nadhom tauhid.
Namun beberapa saat kemudian, suaranya mulai mengecil. Tubuhnya juga perlahan turun hingga akhirnya tergeletak di atas panggung hingga terdengar suara jatuh. Orang yang ada di sampingnya langsung sigap hendak menangkap tubuh Muhidin saat melihat tubuh pria paruh baya itu jatuh. Namun tubuh Muhidin sudah terlebih dahulu jatuh di lantai panggung acara tersebut.
Peserta yang melihat insiden tersebut nampak kaget dan sempat terdengar suara teriakan. Sementara pendamping Muhidin sempat meminta tolong panitia.
“eh eh. Pak punten punten,” kata pria di sampingnya.
Sontak saja video yang diunggah di sejumlah akun media sosial termasuk akun TikTok @insanbiasa ramai dikomentari pengguna media sosial. Tak sedikit mereka mengaku iri dengan Muhidin yang meninggal dalam keadaan beriman dan berdzikir kepada Allah SWT.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.. Ya Rabb hamba iri terhadap orang soleh yang mati dalam keadaan beriman dan berzikir kepada-Mu,” komentar netizen.
“Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Beliau sudah khusnul khotimah. Buktinya meninggalnya sedang mengagungkan sifat Sang Khalid,” komentar lainnya.
“Innalilahi wa inna ilaihi rojuun. Semoga husnul khatimah. Lafadz terakhirnya baca Asmaul Husnah SubhanAllah,” kata lainnya.
Video TikTok: https://www.tiktok.com/@insan_biasa878/video/...