Beredar Foto Berdua di Luar Negeri, Aura Kasih Bantah Jadi Selingkuhan Ridwan Kamil
Nama Aura Kasih belakangan menjadi sorotan publik setelah muncul tudingan yang menyebut dirinya sebagai selingkuhan Ridwan Kamil. Isu tersebut semakin ramai diperbincangkan di media sosial usai beredarnya foto-foto yang diduga memperlihatkan Aura Kasih bersama mantan Gubernur Jawa Barat itu di luar negeri. Menanggapi kabar yang dinilai merugikan kliennya, tim kuasa hukum Aura Kasih akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi tegas.
Dalam wawancara melalui sambungan video call, kuasa hukum Aura Kasih yang diwakili oleh Yanti Nurdin dan Alexander Januar Gaodilliam menegaskan bahwa kabar tersebut tidak sesuai fakta. Mereka menyebut fokus utama saat ini bukan pada isu gosip, melainkan pada proses hukum yang tengah dijalani Aura Kasih terkait perwalian anak. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Ridwan Kamil dan Aura Kasih.
Alexander Januar Gaodilliam tidak menampik bahwa ramainya pemberitaan tersebut membuat Aura Kasih merasa tidak nyaman. Ia mengakui kliennya terganggu dengan komentar dan narasi negatif yang beredar luas di ruang publik. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari Aura Kasih secara berlebihan.
“Ya pastinya sih enggak nyaman ya. Karena kan banyak ketikan-ketikan, banyak komentar-komentar yang bikin dia enggak nyaman,” kata Alexander.
Menjawab pertanyaan soal dampak psikologis, Alexander menyebut bahwa gosip tersebut tidak sampai membuat Aura Kasih tertekan secara ekstrem.
“Enggak, kayaknya tidak seperti itu sih. Cuma ya logikanya aja sih, Mbak. Jadi ya siapapun kayaknya akan risih sih kalau lagi ada gosip-gosip di luar gitu,” tuturnya.
Pernyataan yang lebih tegas disampaikan oleh Yanti Nurdin. Ia secara gamblang membantah kebenaran isu perselingkuhan yang menyeret nama kliennya.
“Jadi masalah gosip, saya tambahin ya. Itu semua enggak benar,” ujar Yanti.
Yanti juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan berbagai pemberitaan dan konten yang dinilai tidak benar. Langkah ini dilakukan sebagai bahan pertimbangan untuk menempuh jalur hukum.
“Kita sedang kumpul, kan semua berita-berita yang enggak benar, nanti kita akan pertimbangkan apakah mau dilaporkan atau gimana. Setelah buktinya sudah cukup,” jelasnya.
Saat ditanya apakah isu ini bisa dikategorikan sebagai pencemaran nama baik, Yanti menjawab singkat namun tegas.
“Kalau enggak benar kan, ya benar dong dicemarkan.”
Terkait kemungkinan Aura Kasih memberikan klarifikasi langsung kepada media, Yanti memastikan tidak ada rencana ke arah tersebut.
“Enggak sih ya. Enggak ada rencana untuk itu,” katanya