Mengerikan, 13 Cedera Parah dalam Sejarah Premier League

Mantan Kiper Arsenal, Petr Cech
Mantan Kiper Arsenal, Petr Cech

 Cedera menjadi risiko yang tak terpisahkan dari sepakbola, terlebih di Premier League yang dikenal dengan intensitas tinggi dan permainan keras.

Sepanjang sejarah kompetisi, sejumlah insiden cedera bahkan tergolong horor dan mengubah jalan karier para pemain. Berikut daftar cedera terburuk dalam sejarah Premier League beserta penjelasannya:

1. Raul Jimenez – Patah Tengkorak (2020)

Penyerang Wolverhampton Wanderers ini mengalami patah tengkorak setelah benturan kepala dengan David Luiz saat menghadapi Arsenal. Jimenez harus menjalani operasi darurat dan menepi sekitar delapan bulan. Meski akhirnya kembali bermain, ia membutuhkan waktu lama untuk menemukan kembali performa terbaiknya.

2. Andre Gomes – Patah dan Dislokasi Pergelangan Kaki (2019)

Cedera mengerikan ini terjadi usai tekel Son Heung-min dalam laga Everton vs Tottenham. Kaki Gomes terpelintir dengan sudut yang tak wajar, membuat stadion terdiam. Beruntung, ia bisa pulih dan melanjutkan kariernya di level elite Eropa.

3. Ryan Mason – Patah Tengkorak (2017)

Benturan keras dengan Gary Cahill membuat Mason mengalami cedera kepala serius. Meski sempat berusaha kembali, ia akhirnya pensiun dini di usia 26 tahun. Insiden ini menjadi salah satu cedera kepala paling serius dalam sejarah Premier League.

4. Aaron Ramsey – Patah Tulang Kaki Ganda (2010)

Tekel keras Ryan Shawcross saat melawan Stoke City membuat tulang tibia dan fibula Ramsey patah. Cedera ini menandai awal karier yang kerap terganggu masalah fisik, meski ia tetap mampu meraih sejumlah gelar bergengsi.

5. Hatem Ben Arfa – Patah Kaki Ganda (2010)

Gelandang Newcastle United ini mengalami patah tibia dan fibula usai tekel Nigel de Jong. Cedera tersebut nyaris membuat kakinya diamputasi. Ben Arfa butuh delapan bulan untuk pulih dan kembali merumput.

6. Eduardo da Silva – Patah Kaki dan Dislokasi Engkel (2008)

Cedera horor Eduardo saat membela Arsenal melawan Birmingham City menjadi salah satu momen paling kelam Premier League. Tulang kakinya terlihat keluar dari kaus kaki. Ia tak pernah kembali ke performa terbaik setelah cedera ini.

7. Petr Cech – Retak Tengkorak (2006)

Benturan dengan Stephen Hunt membuat Cech harus menjalani operasi kepala darurat. Sejak itu, ia selalu tampil dengan pelindung kepala hingga pensiun. Cedera ini nyaris mengakhiri karier sang kiper legendaris.

8. Pedro Mendes – Tak Sadar dan Kejang (2006)

Disikut Ben Thatcher, Mendes sempat tak sadarkan diri dan mengalami kejang dalam perjalanan ke rumah sakit. Meski akhirnya pulih total, insiden ini memicu sorotan tajam soal keselamatan pemain.

9. Djibril Cisse – Patah Tulang Kaki (2004)

Cedera parah ini terjadi saat kakinya terjebak di rumput. Tulang kaki Cisse patah dan nyaris diamputasi. Hebatnya, ia mampu kembali bermain meski kemudian kembali mengalami cedera berat di level internasional.

10. Alf-Inge Haaland – Cedera Lutut (2001)

Tekel brutal Roy Keane menjadi salah satu momen paling kontroversial Premier League. Meski Haaland sempat bermain lagi, cedera tersebut diyakini mempercepat akhir kariernya.

11. Luc Nilis – Patah Kaki Ganda (2000)

Benturan dengan kiper lawan membuat Nilis mengalami cedera parah dan harus menjalani dua operasi. Ia memilih pensiun dan tak pernah bermain lagi setelah insiden tersebut.

12. David Busst – Patah Kaki Ganda (1996)

Cedera Busst disebut sebagai yang paling mengerikan. Ia menjalani lebih dari 20 operasi dan terancam amputasi. Busst akhirnya dipaksa mengakhiri karier sepak bolanya.

13. Gary Mabbutt – Patah Tengkorak dan Tulang Mata (1993)

Sikutan John Fashanu membuat Mabbutt mengalami cedera kepala serius. Ia harus menjalani operasi panjang, namun berhasil kembali bermain dengan mengenakan pelindung wajah.