Pesan Mengharukan Neymar Usai Rodrygo Cedera Mengerikan

Pemain Timnas Brasil Vinicius Junior merayakan gol bersama Rodrygo
Pemain Timnas Brasil Vinicius Junior merayakan gol bersama Rodrygo

 Karier gemilang bintang Rodrygo mendadak dihantam kabar pahit. Penyerang andalan Real Madrid itu dipastikan mengalami cedera lutut parah yang membuatnya menutup musim lebih cepat—bahkan harus mengubur mimpi tampil di Piala Dunia FIFA 2026.

Cedera itu didapat Rodrygo saat Madrid menghadapi Getafe CF dalam lanjutan LaLiga. Ironisnya, ia baru bermain 11 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-55. Dalam sebuah gerakan khas di sisi sayap, lutut kanannya tiba-tiba tertekuk. Meski menahan sakit dan menyelesaikan laga, hasil pemeriksaan medis keesokan harinya menghadirkan kenyataan pahit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lewat pernyataan resmi, Los Blancos mengonfirmasi Rodrygo mengalami robek ligamen anterior (ACL) dan meniskus eksternal di kaki kanan. Cedera jenis ini biasanya membutuhkan waktu pemulihan tujuh hingga sembilan bulan—waktu yang otomatis menghapus peluangnya memperkuat Brasil di panggung terbesar sepak bola dunia tahun depan.

Kabar itu langsung mengguncang ruang ganti Tim Samba. Mega bintang Brasil, Neymar, tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Ia mengunggah pesan emosional untuk sang “adik kecil” yang selama ini dianggapnya sebagai penerus nomor 10.

“Hari ini salah satu hari paling menyedihkan buatku. Saat tahu tentang cederamu, semua kenangan perjuangan itu terlintas lagi. Jaga kepalamu sekarang. Kelilingi dirimu dengan orang-orang yang kamu cintai. Kamu akan kembali terbang. Aku mencintaimu,” tulis Neymar.

Rodrygo pun membalas dengan penuh hormat. “Terima kasih idolaku! Sangat sulit, tapi Tuhan tahu segalanya. Aku akan mendukung kalian dari pinggir lapangan. Aku mencintaimu.”

Bagi Rodrygo, cedera ini adalah mimpi buruk yang selama ini ia takuti. Dalam curahan hatinya di media sosial, ia mengaku sangat terpukul karena harus melewatkan Piala Dunia—turnamen yang selalu ia impikan sejak kecil.

“Salah satu hari terburuk dalam hidupku. Cedera yang selalu kutakuti akhirnya datang. Aku harus menerima kenyataan tak bisa bermain untuk klub hingga akhir musim dan tak bisa tampil di Piala Dunia untuk negaraku,” tulisnya.

Meski begitu, pemain 25 tahun itu mencoba tegar. Ia berjanji akan kembali lebih kuat dan tak ingin berhenti sampai di sini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cedera Rodrygo bukan cuma pukulan bagi pemainnya, tetapi juga untuk Madrid dan Timnas Brasil. Di level klub, pelatih kini dipusingkan dengan opsi lini depan yang kian menipis di tengah persaingan ketat memburu gelar.

Sementara di Timnas, absennya Rodrygo membuat komposisi trio maut Brasil yang biasanya diisi Neymar dan Vinicius harus berubah. Tanpa salah satu senjata utamanya, Brasil kini dituntut mencari keseimbangan baru jelang pesta sepak bola di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.