Petaka Besar di FC Twente, Mees Hilgers Alami Cedera Mengerikan dan Absen 9 Bulan

Bek FC Twente, Mees Hilgers
Bek FC Twente, Mees Hilgers

 Kabar buruk datang untuk Timnas Indonesia. Bek andalan Garuda, Mees Hilgers, dipastikan menepi panjang setelah mengalami cedera parah pada lututnya.

Pemain berusia 24 tahun itu menderita cedera anterior cruciate ligament (ACL) saat sesi latihan bersama FC Twente.

Menurut laporan media Belanda, Voetbalprimeur, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya robekan pada ligamen lutut yang memaksanya naik meja operasi.

“Mees Hilgers mengalami cedera lutut serius pekan ini saat latihan FC Twente. Pemeriksaan rumah sakit menunjukkan adanya robekan pada cruciate ligament. Proses pemulihan diperkirakan memakan waktu sembilan bulan,” tulis Voetbalprimeur.

Cedera ini menjadi pukulan telak bagi Hilgers dan Timnas Indonesia. Dengan masa pemulihan hingga sembilan bulan, pemain berdarah Indonesia-Belanda itu baru bisa kembali bermain sekitar Juli 2026.

Artinya, Hilgers akan absen di sejumlah agenda penting Garuda, termasuk FIFA Matchday November 2025, Maret 2026, dan Juni 2026.

Sebagai catatan, FIFA Matchday Maret 2026 digadang-gadang akan menjadi debut pelatih baru Timnas Indonesia setelah pemecatan Patrick Kluivert.

Namun, siapa pun pelatih yang ditunjuk oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Direktur Teknik Alexander Zwiers, tak akan bisa memanggil Hilgers.

Hilgers sendiri sudah absen dari dua jeda internasional terakhir. Pada September 2025, ia tidak bergabung karena tengah mencari klub baru di bursa transfer Eropa. Namun, kepindahan itu gagal terwujud dan FC Twente pun membekukannya dari skuad utama.

Situasi makin sulit karena hingga kini Hilgers belum pernah tampil di musim ini, sementara Liga Belanda sudah memasuki November. Kini, cederanya membuat kondisi semakin rumit.

Selain absen panjang, kontrak Hilgers bersama FC Twente juga akan berakhir pada Juni 2026. Dengan begitu, masa depannya di klub pun ikut jadi tanda tanya.

Jika proses pemulihannya berjalan lancar, Hilgers diperkirakan baru bisa kembali memperkuat Timnas Indonesia paling cepat pada jeda internasional September 2026.

Namun tentu, hal itu bergantung pada kondisi fisiknya dan apakah ia bisa kembali mendapatkan menit bermain di level klub.