Eks Mensos Risma: Saya Ngeri Lihat Peta Rawan Bencana yang Dibuat BMKG

Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

 Mantan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyebut hampir seluruh wilayah Indonesia tergolong rawan bencana alam. Hal itu sesuai peta yang disusun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Kementerian Perhubungan.

Hal ini disampaikan dalam Seminar Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban yang digelar PDIP di Jakarta Internasional Equestrian Park, Jakarta Timur, Jumat 19 Desember 2025.

Risma mengaku saat menjabat sebagai Mensos, dirinya melihat langsung peta daerah rawan bencana yang menunjukkan bahwa hampir tidak ada wilayah di Indonesia yang benar-benar bebas dari potensi bencana.

“Terus terang waktu saya menjadi Menteri Sosial, saya melihat ngeri juga apa peta tentang daerah rawan bencana yang dibuat BMKG,” kata Risma.

Menteri Sosial, Tri Rismaharini di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Mei 2024

“Maupun saya kolaborasikan dengan peta yang dibuat oleh Kementerian Perhubungan yang menangani masalah gunung berapi,” sambungnya.

Ketua DPP PDIP itu menuturkan bahwa solusinya bukanlah meninggalkan wilayah rawan bencana, melainkan mempersiapkan diri agar tetap selamat meski tinggal di daerah tersebut.

Dia pun mencontohkan pengalaman di Simeulue, Aceh. Saat gempa dan tsunami Aceh terjadi, Simeulue yang merupakan pusat gempa justru mencatat jumlah korban yang relatif sedikit. Hal ini terjadi karena ada kearifan lokal.

“Di Simeulue itu hampir 3 jam itu gempa. Dan saat gempa Aceh itu, Simeulue itu pusat gempa, ada pulau di Pulau Simeulue. Saya pernah ke sana, Pak, dan merasakan tiap jam itu gempa. Nah, tapi kenapa di Simeulue itu korbannya sedikit? Karena mereka punya kearifan lokal,” ungkap Risma.

“Saat terjadi bencana itu, kemudian terjadi gempa, mereka lari ke tempat tinggi. Sehingga saat tsunami Aceh, korban di Simeulue meskipun pusatnya sekecil di sana, itu korbannya sangat sedikit,” lanjutnya.

Risma menilai, kearifan lokal dan edukasi kebencanaan seperti yang dimiliki masyarakat Simeulue perlu diperkuat dan diterapkan di daerah lain. Dengan demikian, risiko korban jiwa bisa diminimalkan akibat bencana alam.

tvOnenews/Syifa Aulia