Generasi Muda Punya Tanggung Jawab Jaga Perdamaian Dunia
Delegasi Indonesia meraih piala dan medali award global innovation and technology leadership di perhelatan internasional yang bertajuk Forum Global Leadership Summit 2025 di Bangkok, Thailand.
Prestasi Delegasi Indonesia ini mendapat apresiasi internasional atas kontribusi signifikan negara dalam isu-isu global, terutama soal Sustainable Development Goals (SDGs) dan stabilitas geopolitik kawasan.
Global Leadership Summit adalah sebuah program Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) fokus pada pembahasan transformational leadership, leadership in crisis, ethical and values, based leadership dan leading in Uncertainty and Al Era.
Ketua Delegasi Indonesia, Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief mengatakan berbagai persiapan delegasi Indonesia dalam menghadapi forum kepemimpinan global ini sangat matang dan terstruktur.
"Kami datang dengan kesiapan yang sangat mapan. Poin-poin pesan kami mengenai kontribusi Indonesia terhadap Sustainable Development Goals disajikan dengan data dan pencapaian yang nyata dan faktual," kata Sandy melalui keterangannya pada Kamis, 18 Desember 2025.
Menurut Sandy, Indonesia memainkan peran yang sangat baik dan strategis dalam upaya pencapaian tujuan-tujuan SDGs.
"Kami menyoroti kemajuan signifikan dalam pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Ini bukti komitmen kami terhadap Agenda 2030," jelas dia.
Sandy menjelaskan Indonesia mendorong perspektif yang konstruktif terkait stabilitas geopolitik kawasan. Indonesia menekankan pentingnya dialog, kerja sama dan sentralitas ASEAN dalam konteks menjaga perdamaian regional.
"Dalam menghadapi dinamika geopolitik kawasan, Indonesia selalu berpegang pada prinsip non-intervensi dan penyelesaian sengketa secara damai. Stabilitas kawasan adalah prasyarat utama untuk pembangunan berkelanjutan," jelas Sandy.
Sandy mengatakan Forum Global Leadership Summit 2025 dihadiri lebih dari 100 negara dengan berbagai latar belakang profesi seperti aktivis, pemimpin bisnis internasional, akademisi global dan praktisi kepemimpinan.
Karena itu, delegasi-delegasi dari berbagai negara menilai bahwa Indonesia tampil memukau dengan meraih Award Global Innovation and Technology Leadership 2025.
"Delegasi Indonesia Michael Angelo Langie berhasil prestasi dan menjadi kebanggaan bagi Indonesia atas raihan preatasi itu. Selain itu, delegasi Indonesia mendapat penghargaan berupa Certificate of Honor Distinguished Emblem For Positibe Social Development yang diraih oleh Agustinus Tan," kata Sandy.
Mikhael Angelo Langie, delegasi Indonesia yang meraih prestasi terbaik pada event itu menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam memelihara perdamaian dan keamanan global.
Menurut Mikhael, Global Security bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau militer semata, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif.
"Kami sebagai generasi muda harus menjadi penjaga perdamaian, mempromosikan toleransi, dan membangun jembatan antar budaya untuk memelihara perdamaian abadi. Tema-tema mengenai perdamaian dunia semuanya sudah ada di pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," kata Mikhael.
Lanjut Mikhael, dinamika yang terjadi di Forum Global Leader Summit 2025 sarat dengan berbagai kepentingan yang dibawa oleh berbagai delegasi dari seluruh dunia.
"Harapannya agar Indonesia menjadi pionir dalam memainkan peran regional maupun global untuk memelihara perdamaian, menjaga keamanan dan ketertiban, pentingnya persatuan dan kesatuan serta ketenangan sosial," pungkas Mikhael.