Elon Musk Jadi Orang Pertama di Dunia dengan Kekayaan Bersih Tembus Rp9.991 Triliun

Elon Musk di acara pelantikan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) pada 20 Januari 2025.
Elon Musk di acara pelantikan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) pada 20 Januari 2025.

Elon Musk kembali mencetak sejarah di dunia bisnis global. Forbes menetapkan pendiri SpaceX dan Tesla itu resmi menjadi orang pertama di dunia dengan kekayaan bersih menembus US$600 miliar setara sekitar Rp9.991 triliun (estimasi kurs Rp 16.650 per dolar AS) menyusul lonjakan valuasi SpaceX yang kian agresif.

Lonjakan kekayaan Musk bersamaan setelah SpaceX meluncurkan penawaran tender yang menilai perusahaan roket tersebut sebesar US$800 miliar. Nominal tersebut melonjak dua kali lipat dibandingkan valuasi Agustus lalu. 

Dengan kepemilikan sekitar 42 persen saham SpaceX, nilai aset Musk dari perusahaan itu naik drastis hingga mendorong total kekayaannya mencapai sekitar US$677 miliar. Angka ini menjadikan Musk satu-satunya individu dalam sejarah yang melampaui ambang US$600 miliar.

SpaceX disinyalir tengah mengincar penawaran umum perdana (IPO) pada tahun 2026 dengan valuasi yang berpotensi menembus US$1,5 triliun. Jika rencana tersebut terealisasi, Musk berpeluang besar menyandang status triliuner pertama di dunia. 

Elon Musk XAI.

Saat ini saja, kepemilikan Musk di SpaceX diperkirakan bernilai US$336 miliar dan menjadi aset terbesarnya. Di mana melampaui nilai kepemilikannya di produsen kendaraan listrik, Tesla.

Di Tesla, Musk memiliki sekitar 12 persen saham dengan nilai sekitar US$197 miliar. Jumlah ini belum termasuk paket opsi saham dari skema kompensasi CEO 2018 yang masih berproses hukum. 

Selain itu, Musk juga memiliki jabatan tinggi di xAI Holdings. Perusahaan gabungan antara startup kecerdasan buatan xAI dan platform media sosial X itu dikabarkan tengah menjajaki pendanaan baru dengan valuasi US$230 miliar. 

Forbes memperkirakan porsi kepemilikan Musk di xAI bernilai sekitar US$60 miliar. Pencapaian ini melanjutkan rangkaian lonjakan kekayaan Musk dalam lima tahun terakhir. Dari hanya sekitar US$24,6 miliar pada 2020, kekayaan Musk melonjak seiring reli saham Tesla dan pertumbuhan bisnisnya. 

Sebagai informasi, Musk masuk ke dalam daftar jajaran orang terkaya di dunia pada tahun 2021. Saat itu, kekayaan bersih pendukung Donald Trump sebanyak US$300 miliar pada lalu meningkat menjadi US$400 miliar pada tahun 2024, hingga akhirnya melampaui US$600 miliar tahun ini.

Dengan selisih kekayaan lebih dari US$425 miliar dibandingkan pesaing terdekatnya, posisi Musk sebagai orang terkaya di dunia kian kokoh. Bahkan, dengan jarak tipis menuju level US$700 miliar, tonggak sejarah berikutnya bagi Elon Musk tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.