Platform Kripto Ini Jadi yang Berintegritas Terbaik Versi PPATK
Direktur Utama PT Kagum Teknologi Indonesia (Ajaib Kripto), Adrian Sudirgo menegaskan komitmen pihaknya untuk selalu berfokus pada penciptaan ekosistem transaksi kripto yang aman di Indonesia.
Hal itu dilakukan dengan memitigasi risiko keuangan dan kejahatan digital, membangun sistem kepatuhan yang berbasis teknologi, menjaga kepercayaan pengguna, serta mendukung arah kebijakan regulator untuk industri yang sehat dan berintegritas.
"Ke depan, Ajaib Kripto terus berkomitmen untuk selalu memperkuat infrastruktur kepatuhan dan keamanan untuk mendukung pertumbuhan industri kripto yang stabil, akuntabel dan terpercaya,” ujar Adrian dikutip dari keterangannya, Selasa, 16 Desember 2025.
“Pada akhirnya, seluruh upaya integritas dan kepatuhan yang kami jalankan bertujuan memastikan nasabah kami dapat berinvestasi dengan keyakinan penuh, mendapatkan pelayanan yang lebih aman dan nyaman. Seiring dengan kontribusi kami pada ekosistem keuangan yang terpercaya," tambah Adrian.
Atas komitmen tersebut, plaform tersebut ersmi meraih penghargaan tertinggi Financial Integrity Rating (FIR) Terbaik 2025 dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Predikat prestisius ini menempatkan Ajaib Kripto sebagai satu-satunya pedagang kripto Indonesia yang berhasil mencapai tingkat kepatuhan dan tata kelola keuangan terbaik di tahun ini.
Dia mengatakan, pengakuan krusial ini menegaskan bahwa di tengah dinamika pasar global yang cepat dan meningkatnya sorotan terhadap risiko kejahatan keuangan digital, Ajaib Kripto tetap kokoh menjaga keamanan, legalitas, dan integritas dana nasabah.
“Penghargaan FIR Terbaik 2025 ini menjadi bukti bahwa platform Ajaib Kripto tidak hanya tumbuh dari sisi teknologi, tetapi juga menjadi standar baru integritas industri kripto Indonesia. Dengan semakin ketatnya pengawasan dan regulasi di sektor aset kripto, pencapaian ini menempatkan Ajaib Kripto sebagai salah satu perusahaan dengan standar kepatuhan tertinggi di Indonesia,” tambahnya.
Penghargaan ini juga menjadi bukti nyata bahwa integritas, kepatuhan anti pencucian uang (APU) dan pencegahan pendanaan terorisme (PPT), serta tata kelola perusahaan yang baik (GCG) bukan hanya sekadar jargon pemasaran. Tapi telah menjadi praktik operasional yang konsisten, teruji dan diakui oleh lembaga pengawas tertinggi di Indonesia tersebut.
“Predikat ini menegaskan bahwa keamanan dan integritas bukan hanya jargon bagi kami, melainkan budaya kerja yang diwujudkan secara konsisten. Kami meyakini industri aset kripto hanya dapat berkembang jika dijalankan dengan tata kelola yang kuat dan kepatuhan penuh terhadap regulasi,” tutupnya.