Pilates Reformer vs Mat Pilates, Mana yang Lebih Banyak Bakar Kalori?
Pilates menjadi salah satu jenis olahraga yang banyak diminati karena manfaatnya untuk kekuatan inti, postur, dan fleksibilitas. Dua jenis latihan yang paling populer adalah Mat Pilates dan Reformer Pilates.
Meskipun keduanya berasal dari teknik yang sama, intensitas dan alat yang digunakan sangat memengaruhi efektivitas pembakaran kalorinya.
Jika Anda sedang memilih jenis latihan yang paling tepat untuk menurunkan berat badan atau meningkatkan pembakaran energi, memahami perbedaan karakter antara Mat Pilates dan Reformer Pilates menjadi langkah penting. Selain itu, estimasi jumlah kalori yang dibakar bisa membantu Anda menentukan latihan mana yang lebih sesuai dengan tujuan kebugaran Anda. Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Perbedaan Dasar Mat Pilates dan Reformer Pilates
Mat Pilates dilakukan di atas matras dengan mengandalkan berat tubuh sebagai beban utama. Fokus utama latihan ini adalah kontrol pernapasan, stabilitas inti, fleksibilitas, dan keseimbangan. Karena tidak menggunakan alat tambahan, intensitas Mat Pilates cenderung stabil dan lebih mudah disesuaikan dengan kemampuan individu.
Reformer Pilates menggunakan mesin khusus dengan papan geser, tali, dan pegas yang memberikan resistensi tambahan. Adanya beban resistensi ini membuat otot bekerja lebih keras dan menciptakan variasi gerakan yang lebih dinamis. Hal tersebut membuat intensitas latihan pada reformer umumnya lebih tinggi dibanding Mat Pilates.
2. Pembakaran Kalori
Mat Pilates dapat membakar sekitar 175 hingga 250 kalori per jam pada intensitas rendah sampai sedang. Untuk level menengah hingga lanjutan, jumlah kalori yang terbakar dapat mencapai 200 hingga 300 kalori per jam. Besarnya pembakaran ini sangat dipengaruhi oleh teknik, ritme gerakan, serta kekuatan inti selama latihan berlangsung.
Reformer Pilates umumnya menghasilkan pembakaran kalori yang lebih tinggi karena tubuh harus melawan resistensi dari mesin. Dalam durasi latihan sekitar satu jam, Reformer Pilates dapat membakar sekitar 250 hingga 350 kalori pada kelas intensitas sedang.
Untuk kelas intensitas tinggi, pembakarannya dapat meningkat hingga 300 sampai 450 kalori per jam, tergantung tingkat kesulitan dan beban resistensi yang digunakan.
3. Alasan Reformer Pilates Membakar Lebih Banyak Kalori
Reformer Pilates melibatkan gerakan yang lebih dinamis dengan transisi yang lebih cepat, sehingga meningkatkan denyut jantung secara lebih konsisten. Resistensi dari pegas membuat otot besar dan otot stabilizer bekerja lebih aktif. Gerakan yang memadukan kekuatan, stabilitas, dan kontrol tubuh ini membuat kebutuhan energi selama latihan meningkat sehingga kalori yang dibakar lebih banyak.
4. Apakah Mat Pilates Bisa Menyamai Pembakarannya?
Mat Pilates tetap bisa menghasilkan pembakaran yang cukup signifikan terutama jika dilakukan pada level lanjutan dengan ritme yang lebih cepat. Namun secara umum, karena tidak melibatkan alat dengan resistensi tambahan, intensitas Mat Pilates rata-rata berada di bawah Reformer Pilates.
Mana yang Lebih Baik untuk Menurunkan Berat Badan?
Jika tujuan Anda adalah membakar lebih banyak kalori, Reformer Pilates cenderung menjadi pilihan yang lebih efektif. Intensitasnya lebih tinggi dan variasi gerakannya lebih menantang bagi tubuh. Meski begitu, Mat Pilates tetap memberikan manfaat besar terutama dalam membangun fondasi kekuatan inti, meningkatkan mobilitas, serta memperbaiki postur tubuh.
Kombinasi kedua jenis latihan ini juga sangat dianjurkan untuk hasil yang lebih seimbang dan menyeluruh, terutama bagi Anda yang ingin meningkatkan kebugaran jangka panjang.
Dengan memahami karakter masing-masing latihan, Anda dapat menentukan program Pilates yang paling sesuai dengan kebutuhan dan target kebugaran Anda. Jika memungkinkan, menggabungkan Mat Pilates dan Reformer Pilates adalah pilihan terbaik untuk mendapatkan manfaat yang komprehensif.