Cerita Pilu Bocah Saat Banjir Aceh Menerjang: Ya Allah Apakah Ini Hari Terakhir Saya Hidup?
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu menimbulkan bukan hanya luka fisik namun juga luka psikologis. Hal ini nampaknya juga dirasakan oleh sejumlah anak-anak korban banjir bandang dan tanah longsor di sana.
Ketakutan masih terasa oleh seorang bocah perempuan bernama Arsyilla asal Bireun, Aceh. Dalam sebuah potongan video yang diunggah di akun Instagram Dompet Dhuafa, Arsyilla sempat berfikir bahwa banjir bandang yang menyapu kampung halamannya menjadi hari terakhirnya hidup di dunia ini.
”Ya Allah ini hari apa? Apakah hari terakhir saya hidup?,” kata dia dalam video tersebut dikutip Selasa 9 Desember 2025.
Tak hanya itu saja, bocah perempuan bertubuh mungil itu juga sempat berpikir apakah banjir yang melanda akhir November itu menjadi tanda berakhirnya dunia alias kiamat. Disebutnya juga saking traumanya, kini dirinya sering merasa ketakutan saat melihat hujan.
”Saya takut daripada hari itu, saya pikir besok ini hari kiamat. Liat hujan aja sudah takut,” ujarnya.
Arsyilla juga sempat kembali menceritakan detik-detik banjir bandang meluluhlantakan kampungnya. Saat itu, bocah perempuan tersebut sempat pergi ke sebuah warung saat hujan berlangsung. Di sana juga dia kemudian melihat air hujan terus menggenang hingga di ketinggian tertentu.
”Sebelum naik airnya saya pergi ke ada warung yang bertingkat, duduk di situ. Terus di situ airnya naik, naik, naik habis itu ada tingkat, saya naik ke atas,” kata dia.
Arysilla juga menyebut saat banjir bandang itu melanda, dirinya sempat terjatuh dan terbawa arus banjir bandang. Beruntungnya sang ibu langsung menarik kaki bocah itu sebelum terbawa arus.
”Habis itu datanglah mama dan ayah di rumah saya yang paling panjang airnya. Saya jatuh terus saya ditemui terus dipegang kaki saya. Dipegang sebelum saya dibawa (arus) air,” kata dia.
Di akhir video tersebut, Arysilla sempat memanjatkan doa untuk warga Aceh yang mengalami musibah bencana.
”Semoga keluarga yang ada di sini sehat selalu, mudah rezekinya selalu,” kata dia.