OCBC Punya Aplikasi untuk Saingi Alipay dan WeChat Pay

Wechat Pay.
Wechat Pay.

Pengguna aplikasi OCBC akan dapat memindai kode QR Weixin Pay (WeChat Pay) dan membayar pedagang di China pada kuartal I 2026.

Aplikasi ini dibangun berdasarkan kemampuan yang sudah ada untuk memindai dan membayar melalui kode QR pedagang Alipay+ dan UnionPay.

Fitur baru tersebut hadir setelah kemitraan yang diperluas dengan UnionPay International, seperti dikutip dari situs Straits Times, Senin, 1 Desember 2025.

Nasabah OCBC Singapura yang bepergian ke China diharapkan mendapat manfaat dari fitur baru ini. Hal itu karena pembayaran didebet langsung dari rekening mereka, tanpa perlu menggunakan aplikasi lain.

Bank tersebut mengatakan bahwa nasabah akan dapat menikmati “nilai tukar yang kompetitif dan real-time tanpa biaya tambahan”.

Pembayaran nontunai dengan kode QR merupakan metode pembayaran utama di China untuk transportasi, belanja kebutuhan sehari-hari, utilitas, tagihan medis, dan restoran, serta transfer antar-peer dan banyak lagi.

Alipay dan WeChat Pay mendominasi pasar pembayaran seluler di China, dengan pangsa pasar lebih dari 90 persen transaksi.

Bank terbesar kedua di Singapura ini berdasarkan aset mencatat bahwa fitur pindai dan bayar telah menyaksikan peningkatan volume pembayaran sebesar 11 persen dari tahun ke tahun sementara jumlah pengguna aktif naik 67 persen.

Sunny Quek, kepala layanan keuangan konsumen global OCBC, menyebut pembayaran QR sudah menjadi norma di China daratan dan sudah berlangsung lama.

"Bagi nasabah yang bepergian ke sana, tujuan kami adalah memungkinkan mereka membayar seperti warga lokal. Di luar China, fitur Pindai dan Bayar kami juga terhubung ke jaringan pembayaran QR di 48 negara, memberikan pengguna aplikasi OCBC cakupan pembayaran QR terlengkap," tuturnya.

Sebagai informasi, OCBC pada November lalu mengatakan aplikasinya menambahkan delapan dompet digital di seluruh Asia Tenggara, dengan jumlah dompet di aplikasi meningkat menjadi 10, termasuk Weixin Pay dan Alipay, 10 dompet tersebut secara kolektif mewakili total basis pengguna hingga 2,72 miliar jiwa.

Tenaga kerja asing di Singapura diperkirakan akan memperoleh manfaat paling banyak, karena banyak yang masih mengandalkan layanan langsung di loket, agen tunai, atau transfer bank manual yang lebih lambat dan mahal, ungkap OCBC.

Sedangkan rival OCBC, DBS Bank, melalui seorang juru bicaranya, mengatakan pengguna DBS PayLah! telah dapat memindai dan membayar dengan jaringan pembayaran Kode QR UnionPay yang ada di pengecer fisik sejak 2022.