Ibu Aktivis Disabilitas Bayu Satria Dapat Penghargaan dari Kementerian PPPA, Sultan DPD: Penguatan Gerakan Inklusi

Aktivis disabilitas Bayu Satria (tengah)
Aktivis disabilitas Bayu Satria (tengah)

 Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyampaikan apresiasi atas rencana pemberian penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kepada Erna Salawati, ibunda aktivis muda Bayu Satria. Penghargaan tersebut akan diberikan dalam Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Disabilitas Internasional di Jakarta, 10 Desember 2025 mendatang.

"Penghargaan ini bukan hanya bentuk penghormatan bagi seorang ibu, tetapi juga pengakuan terhadap kekuatan keluarga di daerah yang selama ini menjadi pilar perjuangan sosial," ucap Sultan di Jakarta, Kamis 20 November 2025.

Sultan menegaskan bahwa penganugerahan tersebut memiliki makna besar bagi penguatan gerakan inklusi di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan Bayu sebagai Pejuang Kelompok Rentan tidak terlepas dari keteguhan dan dukungan keluarganya, terutama ibunda tercinta.

"DPD RI bangga dapat memberikan DPD Award kepada Bayu sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi, tetapi juga lahir dari keluarga dengan semangat pengabdian yang luar biasa," imbuhnya.

Sultan juga berharap penghargaan ini semakin memperkuat ekosistem gerakan inklusi di Indonesia. "Kami berharap penghargaan ini menjadi momentum untuk memperluas gerakan keberpihakan bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan. DPD RI akan terus memastikan bahwa perjuangan dari daerah mendapat tempat dalam kebijakan nasional," tegas Senator dari Bengkulu tersebut.

Di sisi lain, Bayu Satria mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima ibunya. "Penghargaan ini adalah pengakuan bagi semua keluarga yang berjuang mendampingi anak-anak dengan kebutuhan khusus," ucapnya.

Bayu juga memberikan apresiasi kepada DPD RI yang telah mengangkat perjuangannya melalui DPD Award 2025. "Melalui DPD Award saya juga mendapatkan kesempatan dari Kementerian PPPA RI untuk memperkenalkan Ibu saya ke publik, sekaligus diundang sebagai penerima penghargaan," imbuhnya.

Ia berharap penghargaan ini dapat memperluas ruang partisipasi bagi kelompok rentan dalam proses pembangunan. "Semoga melalui kesempatan yang saya dapatkan, semakin besar ruang-ruang bagi saya dan kelompok rentan yang ada di daerah untuk ikut berpartisipasi pada berbagai agenda pembangunan," ucap Bayu menutup harapannya.