Ketua DPD Sultan Telepon Menkes Minta RS Kemenkes Dibangun di Bengkulu, Langsung Disetujui
Harapan masyarakat Bengkulu untuk memiliki rumah sakit rujukan tipe A milik pemerintah pusat akhirnya menemukan titik terang. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan kesiapannya membangun Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Bengkulu setelah dihubungi langsung oleh Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, Selasa 21 Oktober 2025.
Respons cepat itu terjadi secara spontan. Saat tiba di Bandara Fatmawati Soekarno, Sultan bertemu Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang tengah bersiap terbang ke Jakarta. Dalam pertemuan singkat tersebut, Helmi menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan rumah sakit rujukan tipe A yang selama ini belum tersedia di Bengkulu.
“Pak Gubernur menyampaikan, masyarakat Bengkulu kasihan karena jika berobat harus dirujuk ke Palembang atau daerah lain. RSUD M. Yunus kita masih jauh dari kata ideal,” ujar Sultan dalam video yang beredar.
Mendengar keluhan itu, Sultan langsung menghubungi Menkes Budi Gunadi Sadikin dan menyerahkan teleponnya kepada Helmi agar bisa berbicara langsung. Dalam percakapan tersebut, Menkes menyatakan setuju dan berkomitmen menindaklanjuti rencana pembangunan rumah sakit tersebut.
Usai percakapan pertama, Sultan kembali menghubungi Menkes saat dalam perjalanan menuju agenda lain di Bengkulu Utara dan Mukomuko. Ia juga mengirim pesan singkat untuk memastikan rencana pembangunan rumah sakit segera masuk dalam prioritas Kemenkes.
“Di mobil tadi saya kembali menghubungi Pak Budi soal rumah sakit tipe A ini, dan mengirim pesan singkat ke beliau. Insya Allah, Rumah Sakit Kemenkes Tipe A itu akan dibangun,” kata Sultan.
Sultan menambahkan, Menkes sangat responsif dan berjanji akan menindaklanjuti permintaan tersebut dalam waktu dekat.
“Pak Menkes sangat welcome. Ia akan menindaklanjuti langsung. Bahkan tadi beliau bilang, ‘Oke, siap’,” ungkapnya.
Bagi Sultan, komitmen Menkes menjadi kabar baik bagi masyarakat Bengkulu yang selama ini menghadapi keterbatasan fasilitas medis. Dengan kehadiran rumah sakit tipe A, ia berharap layanan kesehatan di daerah dapat meningkat tanpa harus bergantung pada rujukan ke luar provinsi.
“Saya sudah minta agar ini dijadikan atensi dan dipercepat. Apa yang baik untuk masyarakat pasti kita bantu. Kita sama-sama membantu masyarakat,” tegasnya.
Sultan menilai, pembangunan rumah sakit rujukan nasional di Bengkulu merupakan langkah penting dalam memperkuat akses layanan publik di luar Pulau Jawa, sekaligus bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pemerataan fasilitas kesehatan.
Selepas pertemuan di bandara, Sultan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Bengkulu Utara dan Mukomuko. Dalam kesempatan itu, ia membagikan alat pertanian serta menyerap aspirasi masyarakat di berbagai sektor.
Kepada warga, ia menegaskan bahwa pembangunan fasilitas publik, terutama rumah sakit dan infrastruktur dasar, harus menjadi prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita dorong agar daerah tak lagi tertinggal dari sisi layanan publik. Bengkulu harus tumbuh dengan fasilitas yang memadai,” pungkasnya.