Ketika Teknologi dan Tradisi Berjalan Berdampingan
Isu keterhubungan antara teknologi dan tradisi masih sering menjadi bahan perdebatan di tengah masyarakat. Keduanya kerap dianggap bergerak di jalur berbeda, seolah tidak mungkin dipadukan.
Persepsi itu tumbuh seiring masifnya perkembangan digital yang dinilai dapat menggeser ruang ekspresi budaya.
Di sisi lain, ada upaya untuk menunjukkan bahwa teknologi tidak selalu menjadi ancaman bagi seni tradisi. Platform digital, misalnya, mulai digunakan sebagai sarana memperkenalkan kembali kekayaan budaya kepada generasi muda.
Para pemerhati budaya menilai pola ini sebagai bentuk adaptasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dorongan menjaga warisan budaya dalam lanskap modern pun membuat kolaborasi lintas sektor semakin menonjol. Berbagai kegiatan seni kini mencoba menghadirkan pendekatan yang memadukan unsur tradisi dengan dukungan teknologi.
Seperti yang dilakukan iForte, yang melanjutkan program seni budayanya melalui National Dance Competition “Inspirasi Diri” 2026.
Setelah sebelumnya terlibat dalam penyelenggaraan Pagelaran Sabang Merauke, kompetisi ini diarahkan menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas tari sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan Nusantara.
Perwakilan perusahaan menegaskan bahwa teknologi dan budaya dapat saling menguatkan dalam memperluas akses terhadap kesenian.
Kompetisi digelar di 13 kota dan terbuka bagi peserta dari tingkat SMA hingga perguruan tinggi. “Harapan kami, ajang ini bukan sekadar lomba, tetapi juga pemantik kecintaan generasi muda terhadap budaya Indonesia,” kata Vice President Director & Deputy CEO iForte, Silvi Liswanda, dikutip Rabu 19 November 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia Yang Punya, pertunjukan tahunan yang menampilkan keragaman seni dari berbagai daerah.
Peserta kompetisi diajak memahami proses kreatif mulai dari menggali makna gerak tari hingga mengolahnya dalam format yang lebih modern.
Pada penyelenggaraan tahun lalu, sejumlah pemenang tampil di area foyer Pagelaran Sabang Merauke 2025 di Indonesia Arena sebagai bentuk apresiasi.
Tahun ini, video penuh pagelaran bertema “Hikayat Nusantara” dirilis pada 28 Oktober 2025 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
Salah satu elemen kompetisi ini adalah penggunaan lagu “Inspirasi Diri”, hasil kolaborasi musisi nasional dengan sentuhan instrumen tradisional. Lagu tersebut semakin dikenal di kalangan muda dan kerap muncul dalam berbagai agenda budaya.