Intip Meriahnya Festival Desa di Sambiresik, Gunungan Hasil Bumi Jadi Daya Tarik Utama
Suasana pedesaan Jawa Timur kembali menunjukkan pesonanya lewat sebuah acara komunitas yang hangat dan penuh makna. Di Desa Sambiresik, Kabupaten Kediri, ratusan warga berkumpul dalam sebuah perhelatan desa yang bukan sekadar hiburan, tetapi juga perayaan kebersamaan, tradisi, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Sejak pagi hari, area desa sudah dipenuhi warga dari berbagai usia. Anak-anak, orang dewasa, hingga para lanjut usia hadir dengan antusias, menciptakan suasana yang akrab dan meriah. Tidak ada sekat usia atau latar belakang, semua larut dalam satu ruang sosial yang hidup, khas acara desa yang mengedepankan kebersamaan.
Salah satu daya tarik utama adalah lomba gunungan hasil bumi. Gunungan yang disusun dari hasil pertanian lokal ini bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga sarat makna. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen, doa akan keberlanjutan hidup, serta pengingat kuatnya hubungan masyarakat desa dengan alam.
Selain itu, berbagai permainan tradisional turut memeriahkan suasana. Balap bakiak dan tarik tambang menjadi magnet tersendiri, menghadirkan gelak tawa sekaligus nostalgia masa kecil. Permainan-permainan ini menunjukkan bahwa hiburan sederhana tetap relevan dan mampu mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat.
Acara desa ini juga terasa hangat karena memberikan ruang bagi semua kalangan. Hadiah berupa paket sembako yang dibagikan kepada pemenang lomba menjadi simbol kepedulian terhadap kebutuhan sehari-hari warga, bukan semata-mata soal kompetisi. Nilai kebersamaan dan saling berbagi terasa kuat sepanjang acara berlangsung.
Di sisi lain, perhatian terhadap kesehatan masyarakat turut menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan. Pemeriksaan kesehatan gratis dan senam bersama menjadi pengingat bahwa gaya hidup sehat dapat dimulai dari aktivitas komunal yang menyenangkan dan mudah diakses oleh warga desa.
Yang membuat acara ini semakin menarik adalah bagaimana tradisi dan semangat modern berjalan beriringan. Tanpa menghilangkan identitas lokal, desa mampu menghadirkan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Inilah potret desa yang bergerak maju tanpa meninggalkan akar budayanya.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat, mulai dari aparat desa hingga relawan, memperkuat kesan bahwa acara ini bukan milik satu pihak, melainkan hasil kolaborasi bersama. Festival desa seperti ini menunjukkan bahwa ruang sosial di pedesaan masih sangat hidup dan menjadi fondasi penting bagi pembangunan komunitas.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, H. Sukadi, menilai program Snack Majukan Desa berperan penting dalam mendorong modernisasi pertanian serta meningkatkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian.
Kegiatan ini juga mencerminkan bagaimana desa dapat menjadi pusat pembelajaran sosial. Kebersamaan, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar menjadi nilai-nilai yang terasa nyata, bukan sekadar jargon.
Head of Government Relations SnackVideo, Yulika Satria Daya, menyampaikan pandangannya mengenai peran teknologi bagi masyarakat desa.
“Melalui dukungan drone pertanian ini, snackvideo berharap dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja petani serta mendukung program pemerintah dalam mendorong mekanisasi pertanian di pedesaan,” ujarnya.